JawaPos Radar

Hadapi Natal dan Tahun Baru

Puluhan Truk di Pelabuhan Tanjung Emas Lakukan Uji Kelaikan

21/12/2017, 18:50 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Uji Kelaikan Kendaraan
Uji kelaikan oleh petugas Dishub Kota Semarang di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang (Tunggul Kumoro/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Sebanyak 20 truk di bawah naungan organisasi Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Cabang Pelabuhan Tanjung Emas Semarang melakukan uji kelaikan kendaraan, Kamis (21/12). Pengecekan dilakukan dengan menggandeng petugas dari Dinas Perhubungan Kota Semarang. 

Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Aptrindo Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Supriyono mengatakan, kegiatan pengecekan kelaikan kendaraan yang diprakasainya tersebut dilakukan guna menunjang keamanan dan keselamatan armada truk jelang periode pengiriman barang di akhir tahun. Kegiatan dilakukan mulai dari uji emisi, hingga pengecekan twist lock.

"Ini perintah langsung Aptrindo pusat dan PT TPKS (Terminal Peti Kemas Semarang), agar keamanan dan keselamatan berlalu lintas terjamin," ujarnya di sela-sela kegiatan pengecekan di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Kamis (21/12).

Menurut Supriyono, saat ini ada 800 unit armada truk yang beroperasi di bawah naungan Aptrindo Cabang Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Dari 800 unit tersebut, pihaknya mengambil 20 unit armada truk sebagai sampel. 

Di tengah pemeriksaan yang masih berlanjut, Supriyono menambahkan, pihaknya siap menindaklanjuti bilamana nanti ditemui armada truk yang tidak lolos uji. "Nanti dari DPC juga akan monitor, kaitannya dengan service. Untuk tadi yang ditemukan lock kontainer yang tidak komplit dan sebagainya, kita tidak akan pasang stiker lolos uji," sambungnya. 

Kegiatan untuk menunjang keamanan dan keselamatan ini dinilai menjadi prioritas, melihat pengiriman barang dengan armada truk masih akan berlanjut hingga akhir tahun nanti. Kelalaian yang berujung kecelakaan, lanjut Supriyono, tak akan bisa ditolerir terlebih di tengah kepadatan lalu lintas musim liburan. 

Cetak Sejarah

Sementara itu, Kepala Dishub Kota Semarang, Muhammad Khadhik mengaku mengapresiasi langkah yang diinisiasi Aptrindo Cabang Pelabuhan Tanjung Emas Semarang ini. Menurutnya, sudah sepatutnya pemilik kendaraan atau pengusaha kendaraan melakukan uji kelayakan armada.

"Ini langkah bagus. Kami sangat mensupport. Ini bisa jadi contoh bagi kendaraan lain. Tidak hanya angkutan barang tetapi angkutan orang," kata Khadhik.

Mengamini pernyataan Supriyono sebelumnya, Khadik menuturkan bahwa keamanan dan keselamatan di jalan adalah prioritas bersama. Untuk menunjang hal itu, pihaknya telah berencana melakukan upaya jemput bola.

"Kewajiban kir itu kan setiap enam bulan sekali. Kami sadar jumlah kendaraan semakin bertambah. Oleh karena itu kami akan melakukan jemput bola, dengan mengadakan uji kir keliling" ujarnya.

Sementara Kepala Kesyahbandaran Otoritas dan dan Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Semarang, Abdul Wahid mengatakan, Aptrindo kembali mencetak sejarah. Dia berharap, kegiatan tersebut nantinya tidak hanya sekadar seremonial. "Saya harapkan akan melebar ke seluruh kendaraan, khususnya yang beroperasi di pelabuhan," katanya singkat.

(gul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up