alexametrics

Gubernur Khofifah Serap Semua Aspirasi Soal UMK

21 November 2020, 19:49:01 WIB

JawaPos.com–Surat keputusan upah minimum kota/kabupaten diterbitkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Khofifah menerbitkan surat keputusan berdasar usul bupati/wali kota seluruh kabupaten/kota di Jatim.

Sebelumnya, Pemprov Jatim telah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2021 sebesar Rp 1.868.777,08. Angka itu naik 5,5 persen bila dibandingkan UMP 2020 sebesar Rp 1.768.000.

Gubernur Khofifah menyatakan, telah menemui dan menyerap aspirasi Apindo Jatim serta bupati/wali kota. Dia juga menemui perwakilan buruh yang melakukan demonstrasi di depan kantor Gubernur Jawa Timur, Kamis (19/11).

Dalam demonstrasi itu, ribuan buruh dari berbagai wilayah Jatim menggeruduk kantor Gubernur di Indrapura Surabaya. Mereka tergabung dalam serikat pekerja. Di antaranya adalah SPSI, Sarbumusi, dan KSPI.

Khofifah mengatakan, semua aspirasi yang telah disampaikan terkait UMK akan segera ditindaklanjuti dan diselesaikan Dewan Pengupahan Jatim.

”Semua aspirasi soal UMK yang telah disampaikan sudah dicatat semua. Nanti di-exercise oleh Pak Sekda dan Kadisnaker Jatim. Kemudian difinalkan oleh Dewan Pengupahan Jatim,” ujar Khofifah.

Salah satu aspirasi yang disampaikan para buruh adalah menuntut kenaikan upah minimum kabupaten/kota (UMK) dan upah minimum sektoral kabupaten/kota (UMSK) minimal sebesar 5,6 persen dari tahun sebelumnya.

Ketua SPSI Jatim Ahmad Fauzi menyampaikan, tuntutan kenaikan UMK dan UMSK disampaikan karena para buruh merasa selama pandemi mereka pun tetap bekerja penuh untuk perusahaan. Sedangkan kebutuhan untuk tetap menjaga kesehatan harus mereka penuhi sendiri.

Oleh karena itu, para pekerja mengharap Gubernur Khofifah bersedia memperjuangkan nasib dan mewujudkan aspirasi mereka. ”Kami berharap semoga Ibu Gubernur mau memperjuangkan nasib kita untuk menaikkan UMK dan UMSK,” ujar Ahmad Fauzi.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : rafika



Close Ads