JawaPos Radar | Iklan Jitu

Tolak Disumpah, Saksi Abu Tours Bikin Geger Persidangan

21 November 2018, 20:35:30 WIB | Editor: Dida Tenola
Tolak Disumpah, Saksi Abu Tours Bikin Geger Persidangan
Mantan Manajer HRD Abu Tours Ridwan Hamka saat memberikan kesaksian di hadapan majelis hakim dalam sidang lanjutan perkara Abu Tours di PN Makassar, Rabu (21/11). (Sahrul Ramadan/ JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com- Sidang lanjutan penipuan, penggelapan dan pencucian uang puluhan ribu jamaah Abu Tours sempat geger, Rabu (21/11). Penyebabnya, seorang saksi yang dihadirkan Jaksa Penutut Umum (JPU) menolak diambil sumpah.

Saksi itu adalah Ridwan Hamka. Mantan Manajer HRD perusahaan Abu Tours tersebut sebelumnya diagendakan untuk memberikan keterangan di persidangan sebagai saksi, untuk terdakwa CEO Abu Tours Hamzah Mamba.

Ia sempat menolak bersumpah. Sehingga sejumlah agen dan jamaah yang menyaksikan jalannya sidang bersorak. Mereka meragukan pernyataan yang disampaikan. Namun menurut JPU, menolak bersumpah tidak jadi masalah.

"Mungkin yang bersangkutan ada hubungan kerja dengan terdakwa, jadi tidak ingin memberatkan atau menguntungkan salah satu pihak. Tapi kesaksiannya tetap dilanjutkan untuk jadi alat bukti dan sebagai petunjuk kami," kata tim JPU yang diwakili Wicaksono, usai persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Makassar.

Ridwan merupkan salah satu saksi dari 89 saksi yang harus dihadirkan JPU. Sidang hari ini sudah memasuki pekan ke-11, sejak perkara itu masuk meja pengadilan.

JPU sebenarnya berencana menghadirkan beberapa saksi lain bersama dengan Ridwan. Namun saksi lain enggan untuk hadir.

"Saya kurang begitu ingat jumlah pastinya sudah berapa yang bisa kami hadirkan. Ada yang kami datangi tapi tidak ada di tempat. Ada juga yang sakit, ada juga yang nomor kontaknya tidak bisa dihubungi. Inilah beberapa kendala kami," terang Wicaksono.

Meski begitu, pihaknya tetap akan mengadirkan sejumlah saksi yang sebelummya telah diagendakan. Begitu pula dengan 3 saksi ahli yang rencananya dihadirkan usai keterangan saksi umum dianggap mencukupi.

Pengacara terdakwa Hamzah Mamba, Kanon Armiyanto mempertanyakan keseriusan JPU dalam menghadirkan saksi di persidangan. Menurutnya, saksi-saksi yang dihadirkan JPU selama ini justru dinilai lebih banyak meringankan terdakwa.

"Saya tidak tahu kenapa JPU hanya bisa memanggil satu saksi. Bagi saya tidak masalah, karena itu tidak memberatkan," singkatnya.

(rul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up