alexametrics

Perilaku Bejat Tersangka Pelaku Pembunuhan Dufi di Mata Tetangga

21 November 2018, 16:21:46 WIB

JawaPos.com – Polisi menangkap MN, pelaku pembunuhan Abdullah Fithri Setiawan alias Dufi, 41. Di lingkungannya, pelaku kerap berlaku kasar kepada tetangga.

Pelaku selama ini mengontrak di Kampung Bubulak, Desa Bojong Kulur RT 03/04, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Tak hanya berlaku kasar, MN juga sering mengancam dengan menggunakan senjata tajam, sehingga warga tak berani menegur.

“Kita dulu pernah diancam masalah kotoran kucing. Siapa yang punya kucing sini keluar, saya hajar. Habis itu dia keluar ngeluarin samurai sama pisau,” kata Joni salah satu tetangga pelaku.

Perilaku Bejat Tersangka Pelaku Pembunuhan Dufi di Mata Tetangga
infografis pembunuhan sadis (kokoh praba / jawapos.com)

Pelaku diketahui sudah sekitar tujuh bulan mengontrak di Gunung Putri. Namun, Joni mengaku tidak mengetahui pasti pekerjaan sehari-hari pelaku. “Sehari-hari kerjanya itu kita nggak tahu, tapi dia sering kelihatan main laptop,” tutur Joni.

Menurutnya, pelaku sering keluar tengah malam antara pukul 01.00 dini hari dan pulang subuh. Pelaku terkenal tertutup dan tak banyak bergaul.

Para tetangga juga mengaku tak mengetahui proses pembunuhan sadis Dufi di kontrakkan tersebut. “Kita nggak tahu, termasuk soal suara gaduh juga nggak ada,” terangnya.

Sementara itu, pantauan di lokasi, rumah kontrakan yang dihuni MN telah dipasang garis polisi. Di lokasi inilah diduga pelaku menghabisi Dufi, mayat dalam drum yang ditemukan di kawasan Klapanunggal, Minggu (18/11).

Seperti diketahui, MN ditangkap tim Subdirektorat Resmob Direktoat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, yang dipimpin oleh Kompol Handik Zusen dan AKP Rovan Richard Mahenu, di dekat tempat cucian motor ‘Omen’ di wilayah Kelurahan Bantargebang, Kecamatan Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (20/11), pukul 14.30 WIB.

Polisi telah menyita barang bukti dari tersangka, termasuk sejumlah barang pribadi milik korban, yakni mobil dan laptop. Saat ini tersangka masih ditahan di Polda Metro Jaya.

Dufi diketahui pamit dari rumah di Gading Serpong, Tangerang, pada Jumat (16/11) pagi. Sekitar pukul 09.00 WIB, Dufi mengabari istrinya, Bayu Yuniarti, sudah berada di Stasiun Rawa Buntu.

Tapi, setelah itu, Dufi, yang mengaku hendak ke kantor TV Muhammadiyah di Menteng, Jakpus, tak lagi mengirim kabar. Pesan WhatsApp istrinya pada Jumat (16/11) sore tidak sampai.

Dua hari tanpa kabar, keluarga Dufi dikagetkan oleh penemuan mayat di dalam drum di Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Minggu (18/11), sekitar pukul 06.00 WIB.

Editor : Fersita Felicia Facette

Reporter : (jpg/ce1/JPC)

Perilaku Bejat Tersangka Pelaku Pembunuhan Dufi di Mata Tetangga