JawaPos Radar | Iklan Jitu

Kapolda: Biarkan Pembunuh itu Lari, Jadi Kami Bisa Menyikatnya

21 November 2018, 19:14:33 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Kapolda: Biarkan Pembunuh itu Lari, Jadi Kami Bisa Menyikatnya
Rekonstruksi yang dilakukan di Mapolda Sumsel (Alwi Alim/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Polisi terus mengejar satu pelaku perampokan disertai pembunuhan yang masih buron yakni Akbar, 31. Para pelaku tega menghabisi Sofyan, 43, sopir taksi online di Palembang.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, sejak awal hilangnya korban Sofyan, pihaknya telah membentuk tiga tim khusus. Tugas mereka mencari barang bukti, jasad korban, dan mencari para pelaku.

Saat ini, barang bukti telah didapatkan yakni mobil milik korban. Kemudian, jasad korban pun telah ditemukan. Serta tiga dari empat tersangka sudah berhasil ditangkap. "Satu pelaku lagi masih dalam pencarian," katanya saat ditemui di Mapolda Sumsel, Rabu (21/11).

Namun, pihaknya berharap pelaku yang masih buron ini tidak menyerahkan diri. Sehingga pihaknya dapat menyikat atau tembak mati pelaku tersebut. Menurutnya, pelaku yang masih buron ini masih terdeteksi di Sumsel.

"Biarkan dia lari, jadi kami bisa menyikatnya," tegasnya.

Dijelaskannya, memang pelaku yang masih buron ini merupakan otak pelaku. Tapi, menurutnya keterangan tiga tersangka yang tertangkap sudah diketahui perannya masing-masing sehingga dapat dilakukan pemberkasan.

Dirinya mengakui salah satu tersangka yang tertangkap yakni Franata masih berusia 16 tahun. Tapi, pelaku sudah menikah sehingga diproses seperti biasa.

"Kalau dia usia 16 tahun tapi belum menikah maka tergolong anak di bawah umur. Tapi kan, pelaku sudah menikah jadi bukan di bawah umur," tutupnya.

Untuk diketahui, Polda Sumsel telah menangkap tiga tersangka dalam kasus perampokan disertai pembunuhan terhadap korban Sofyan, 43, sopir taksi online di Palembang. Ketiga pelaku tersebut, Ridwan, 45; Franata Ariwibowo, 16; Acundra, 21.

Berdasarkan keterangan tersangka, otak pelaku kasus ini yaitu Akbar. Pelaku Akbar mengajak Ridwan dan kemudian merekrut dua pelaku lain yakni Franata dan Acundra. Dua pelaku rekrutan ini kemudian diancam akan dibunuh jika tidak mematuhi perintahnya.

(ce1/lim/JPC)

Alur Cerita Berita

Kapolda Sumsel: Kami Kejar Hingga ke Liang Kubur 21 November 2018, 19:14:33 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up