JawaPos Radar

KA Sritanjung Tabrak Pajero Sport

Polisi Periksa Dua Penjaga Perlintasan dan Masinis

21/10/2018, 16:50 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Polisi Periksa Dua Penjaga Perlintasan dan Masinis
Kondisi mobil Pajero Sport yang ringsek ditabrak KA Sritanjung (Dida Tenola/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com -- Kecelakaan yang melibatkan sebuah mobil Pajero Sport dengan KA Sritanjung di perlintasan Pagesangan, Surabaya, masih diselidiki polisi, Minggu (21/10). Sampai berita ini ditulis, polisi masih mengumpulkan keterangan para saksi mata.

Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Eva Guna Pan Pandia menerangkan, dua penjaga perlintasan masih diperiksa di Mapolsek Jambangan. Mereka adalah Bagus Satriawan, 17; dan Achmad Cholilur Rohman. "Mereka ini warga sekitar yang menjaga perlintasan secara swadaya. Penyidikan akan dilakukan oleh Unitlakalantas," terang Pandia yang mendatangi TKP kecelakaan.

Pandia menambahkan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan PT KAI Daop 8 Surabaya dan Dishub Kota Surabaya. Sebab, perlintasan Pagesangan tersebut masih dikendalikan secara manual. "Nanti akan ada evaluasi. Memang seharusnya pintu perlintasan ini sudah otomatis. Sebab trafficnya cukup padat, biasa dipakai akses untuk ke Masjid Al Akbar," tambahnya.

Dari keterangan saksi mata yang dikumpulkan polisi, suara sirine peringatan perlintasan tersebut memang mati. Seharusnya, jika ada kereta api yang akan melintas, sirine berbunyi. Dengan begitu, kendaraan yang akan melalui rel bisa berhenti.

Lantaran sirine mati itu, mobil Pajero Sport terus melaju. Saat berada di tengah rel, KA Sri Tanjung menabrak sisi kiri mobil hingga terpental sekitar 15 meter. "Kami juga akan meminta keterangan masinis untuk lebih memastikan kecelakaan ini," ujar alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 2000 tersebut.

Sementara itu, identitas satu korban tewas sudah diketahui. Yakni bocah laki-laki berusia 11 tahun, Gilang Raswara Ilham. Gilang adalah putra pasangan Gatot Sugeng Priyadi dan Indah Widyastuti yang juga tewas dalam kecelakaan itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, mobil Pajero Sport yang dikemudikan Gatot ditabrak KA Sritanjung jurusan Banyuwangi-Jogjakarta. Kecelakaan diduga karena Gatot tidak mengetahui adanya kereta api yang melintas. Mobil Pajero Sport itu ditabrak persis di tengah-tengah rel.

(did/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up