JawaPos Radar

KA Tabrak Pajero Sport, Satu Keluarga Tewas

21/10/2018, 15:45 WIB | Editor: Budi Warsito
KA Tabrak Pajero Sport, Satu Keluarga Tewas
Satu unit mobil Pajero Sport hancur setelah ditabrak Kereta Api di perlintasan palang pintu manual, Jalan Pagesangan, Surabaya. (Dida Tenola/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Kecelakaan maut di perlintasan kereta api kembali terjadi di Surabaya, Minggu (21/10). Kali ini, kecelakaan yang terjadi di perlintasan palang pintu manual, Jalan Pagesangan melibatkan satu unit mobil Pajero Sport bernopol W 1165 YV dengan KA Sritanjung jurusan Banyuwangi-Jogjakarta.

Akibat kecelakaan itu, sekeluarga yang terdiri dari tiga orang, tewas seketika di lokasi. Informasi yang dihimpun JawaPos.com, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 13.55 WIB.

Rama, salah seorang saksi mata menceritakan, kecelakaan itu terdi begitu cepat. Posisi Rama sendiri saat kecelakaan terjadi berada di belakang mobil Pajero. "Saya naik motor, di belakang mobil. Palang pintu sudah nutup separo, mobil itu sudah terlanjur masuk sampai tengah rel," cerita Rama.

KA Tabrak Pajero Sport, Satu Keluarga Tewas
Petugas Kepolisian saat berada di lokasi kecelakaan. (Dida Tenola/JawaPos.com)

Mobil nahas itu melaju dari arah Barat hendak ke Timur mengarah ke Masjid Al Akbar Surabaya. Kemungkinan besar, pengemudi mobil tidak mengetahui bahwa kereta sudah dekat.

Meski palang pintu sudah mulai menutup separo lanjut Rama, namun tidak ada peringatan sama sekali. "Tidak ada sirine. Kereta juga tidak memberi tanda dari jauh. Andai kata saya bablas ngikuti mobil itu, mungkin saya juga ketabrak," lanjutnya.

"Memang kayak enggak ada kereta mas. Saya juga kaget," imbuhnya.

Tiga korban tewas diketahui masih satu keluarga. Terdiri dari ayah, ibu, dan seorang anak yang diperkirakan berusia di bawah 10 tahun. Hingga berita ini ditulis, baru dua korban tewas yang bisa diidentifikasi.

Kedua korban yang teridentifikasi yakni, Gatot Sugeng Priyadi dan Indah Widyastuti, keduanya warga Wisma Trosobo VI. Sampai saat ini, mobil berwarna hitam itu masih belum dievakuasi dari TKP.

Sementara ketiga korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim. KA Sri Tanjung sendiri terpaksa ditunda keberangkatannya ke Jogjakarta dan ditarik mundur kembali ke Stasiun Gubeng.

(did/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up