JawaPos Radar | Iklan Jitu

Ganjil Genap Berakhir Desember, ERP Segera Diberlakukan

21 Oktober 2018, 01:05:59 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Ganjil Genap Berakhir Desember, ERP Segera Diberlakukan
ERP (Issak Ramdhani/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Pemberlakuan rekayasa lalu lintas ganjil-genap di sejumlah ruas jalur nasional akan berakhir. Perintah DKI Jakarta memberikan batas waktu sistem ganjil genap hingga akhir Desember mendatang.

Sebagai penggantinya, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) meminta kepada Pemprov DKI mengeluarkan kebijakan baru berupa Electronic Road Pricing (ERP) atau Sistem Jalan Berbayar. Di mana pengendara yang masuk di jalur nasional seperti, Jalan Sudirman dan Thamrin akan dikenakan tarif.

Kepala BPTJ, Bambang Prihartono menjelaskan saat ini pihaknya sedang berproses menyiapkan sistem tersebut dengan berkoordinasi dengan Pemprov DKI. Dia berharap proses pelaksanaan agar dipercepat.

Ganjil Genap Berakhir Desember, ERP Segera Diberlakukan
ERP (Issak Ramadhani/JawaPos.com)

"Sebelumnya kita men mengajukan ganjil genap karena ada proyek pembangunan MRT. Kita ketahui bahwa ganjil genap dikasih waktu hingga Desember," ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (20/10).

Menurutnya, sistem ganjil genap sedang dilakukan evaluasi. Terlebih selama tiga bulan ini, DKI Jakarta punya hajat sebagai tuan rumah Asian Games dan Asian Para Games. Evaluasi biru meliputi sebelum, saat, dan sesudah perhelatan Asian Games dihelat.

Bambang menjelaskan, saat sitem ganjil-genap berakhir, jangan sampai ada kekosongan kebijakan. Bila itu terjadi, maka kondisi arus lalulintas di Jakarta dan sekitarnya akan menimbulkan kemacetan yang parah. Karena itu harus ada kebijakan pengganti setelah kebijakan ganjil genap dihilangkan.

"Jangan sampai ada kekosongan kebijakan sebelum masalah transportasi semakin memburuk," terangnya.

Berkaitan dengan tarif, kata Bambang, masih sedang dibahas oleh pihak-pihak terkait. Karena ada proses untuk membandingkan dari para vendor dan pemerintah.

"Tarif menyusul kemudian. Karena masih ada proses compare. Dan ada pengajuan-pengajuan berapa tarif akan diberlakukan," kata dia.

(wiw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up