JawaPos Radar

Wali Kota Makassar Beri Penghargaan Polisi Korban Penusukan

21/09/2018, 17:11 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Mohammad Ramdhan Pomanto
Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto saat menjenguk anggota Polrestabes Makassar korban penikaman di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, Jumat (21/9). (Sahrul Ramadan/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto bakal memberikan reward atau penghargaan kepada anggota polisi yang menjadi korban penikaman. Sang polisi adalah Bripda Yusrival Ilham. Sedangkan pelakunya yakni bos begal di Makassar.

Danny, sapaan akrab Mohammad Ramdhan Pomanto menilai, Yusrival berani mengorbankan diri dalam upaya memberantas tindak kejahatan yang mengancam warga kota. "Kami akan berikan reward khusus untuk yang bersangkutan. Karena aksinya yang sangat baik dalam menjaga keamanan kota," kata Danny usai menjenguk korban di Rumah Sakit Bhayangkara, Makassar, Jumat (21/9).

Tindakan berani petugas dalam memberantas kejahatan harus mendapatkan penghargaan. "Ini harus menjadi tradisi bahwa hal yang betul-betul memberikan dedikasi yang luar biasa, melebihi batas luar biasa harus diberi penghargaan," terang Danny.

Adapun penghargaan akan diberikan setelah kondisi korban membaik. Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif karena luka tikaman di bagian leher dan tangan.

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Irwan Anwar menambahkan, butuh sinergitas untuk menjaga keamananan. Baik dengan TNI maupun Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

Tindakan yang dilakukan Yusrival adalah bentuk tanggung jawab yang sangat besar dalam menciptakan kondusifitas. "Termasuk otoritas Polri dalam penegakan aturan hukum akan terus kami terapkan untuk memberikan rasa aman dan tertib di tengah-tengah masyarakata Makassar," tambahnya.

Seperti diketahui, pelaku penusukan anggta polisi adalah Kemal, 25. Dia dikenal sebagai bos alias kapten'begal di kawasan Jalan Sukaria, Kecamatan Panakkukang, Makassar. Kemal juga residivis kasus pencurian dengan kekerasan (curas) hingga tindak kejahatan jalanan lainnya.

(rul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up