JawaPos Radar | Iklan Jitu

Usut Honor Penari Asian Games, Disdik DKI Minta Bukti Pengeluaran

21 September 2018, 16:27:24 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Usut Honor Penari Asian Games, Disdik DKI Minta Bukti Pengeluaran
Penari Ratoh Jaroe saat pembukaan Asian Games 2018. (Issak Ramadhani/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Honor penari Asian Games 2018 masih menjadi teka-teki karena banyak yang mengaku belum dibayar. Hal ini menjadi pusat perhatian karena para siswa mulai berbicara kepada awak media.

Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Jakarta Susi Nurhati menyatakan bahwa memang honor yang dimaksudkan selama ini adalah biaya Operasional untuk siswa selama menjalani latihan-latihan menari untuk tampil.

"Dari hasil rapat kami, sementara Kepala Sekolah menyatakan itu untuk biaya operasional," ujar Susi kepada JawaPos.com Jumat (21/9).

Memang, Susi mengakui belum mengetahui secara pasti berapa total biaya yang dibayarkan untuk operasional para siswa yang terlibat untuk menari. Sampai saat ini pihaknya masih mendalami hal tersebut. "Belum tahu, tapi saya sedang minta mereka untuk kirim bukti pengeluaran," jelasnya.

Bahkan, Susi mengatakan kekhawatirannya adalah semuanya salah paham antara penjelasan biaya operasional dari sekolah kepada murid. Sehingga, akhirnya menimbulkan perdebatan.

Sebelumnya, Inasgoc telah merekrut ribuan penari untuk tampil pada saat pembukaan Asian Games 2018, Agustus lalu. Total ada 1.600 penari dari 18 SMA se-DKI. Pada MoU, terdapat penjelasan siswa akan mendapatkan biaya operasional sebesar Rp 200 ribu yang pengaturannya dilakukan oleh sekolah.

Sementara itu, SMAN 6 Jakarta mengklaim telah menyerahkan biaya operasional itu kepada siswa pada hari ini, Jumat (21/9). Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Sekolah SMAN 6 Jakara Helmi Rosana. "Iya sudah cair, sudah kami berikan kepada siswa hari ini," kata Helmi, Jumat (21/9).

Namun dirinya enggan menyebutkan berapa nilai yang diterima oleh siswa yang ikut memeriahkan pembukaan Asian Games itu. Pihak sekolah menerima uang secara non tunai dari Inasgoc. "Kalau ke siswa kami serahkan secara cash, kami terima memang non tinai," tambah Helmi.

(rgm/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up