JawaPos Radar | Iklan Jitu

Tragis, Bocah 12 Tahun Dicabik 6 Anjing Pemburu

21 September 2018, 23:06:32 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Digigit Anjing Pemburu
DIGIGIT ANJING: Revaldo Putra, 12, warga Desa Gunung Ronggo, Kabupaten Malang menderita luka di sejumlah tubuhnya lantaran digigit 6 anjing pemburu. (Istimewa)
Share this

JawaPos.com - Peristiwa tragis dialami Revaldo Putra, 12, warga Desa Gunung Ronggo, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang. Sebab, tubuhnya yang mungil tercabik-cabik oleh keganasan enam anjing gladak atau anjing pemburu. 

Salah seorang saksi, Agus Demit mengatakan, peristiwa memilukan itu terjadi pada Kamis (20/9). Kejadian berawal saat korban pulang sekolah dan tengah mencari ayahnya yang kebetulan sedang takziah ke rumah tetangganya yang baru saja meninggal. 

Kemudian korban menggunakan sepeda pancalnya untuk menyusul sang ayah ke makam. Pada saat yang sama, warga lain yang juga ikut takziah kebetulan membawa 6 anjing yang biasa diajaknya berburu atau biasa disebut anjing gladak. 

Kemudian, pada saat anak yang biasa dipanggil Valdo itu perjalanan pulang ke rumahnya, korban menggoda keenam anjing itu. Karena naluri berburu pada anjing itu besar, anjing-anjing itu kemudian mengejar korban. 

"Korban kemudian lari ke arah kebun tebu untuk bersembunyi. Tapi keenam anjing tersebut tetap mengejarnya," ujarnya. Meskipun sempat bersembunyi, anjing-anjing itu tetap bisa menemukan Valdo. 

Peristiwa mengerikan pun tak terhindarkan. Korban diserang oleh enam anjing sekaligus. Akibatnya, tubuh kecil Valdo mengalami luka gigitan hampir di sekujur tubuh, terutama bagian pantat dan paha bagian kirinya. Punggung siswa kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah (MI) itu pun penuh dengan luka cakaran. 

Warga yang mendengar suara anjing menyalak beberapa kali itu mengira jika anjing tersebut sedang mengejar musang atau landak buruannya. Namun, warga baru mengetahui jika Valdo diserbu anjing setelah mendengar teriakan minta tolong dari korban.

Selanjutnya korban ditolong pemilik anjing tersebut bersama warga lainnya dan dilarikan ke Puskesmas Tajinan. Namun karena luka akibat gigitan anjing itu terlalu serius, korban kemudian dirujuk ke UGD RSSA Malang untuk mendapatkan perawatan lebih baik

Ibu korban, Santi mengatakan, anaknya mendapatkan jahitan di bagian paha akibat digigit anjing. Dia mengungkapkan, pemilik anjing-anjing tersebut bertanggung jawab atas peristiwa yang menimpa anaknya itu. "Seluruh biaya pengobatan sampai sembuh ditanggung semua," pungkasnya.

(fis/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up