JawaPos Radar | Iklan Jitu

Kejelian Polisi Ungkap Pengiriman Sabu 8 Kg ke Jambi, Ini Modusnya

21 September 2018, 07:14:38 WIB | Editor: Mohamad Nur Asikin
Kejelian Polisi Ungkap Pengiriman Sabu 8 Kg ke Jambi, Ini Modusnya
Ilustrasi polisi tengah melakukan pemeriksaan (Dok.JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com – Suplai narkoba ke Kota Jambi terus saja mengalir. Beberapa kali pencegahan yang dilakukan kepolisian, tak membuat para bandar ini jera. Mereka bahkan berusaha mencari berbagai macam cara, untuk mengelabui aparat.

Rohim contohnya. Pria berusia 53 tahun ini, berusaha membawa masuk sabu ke Kota Jambi. Untuk mengecoh polisi, sebanyak 8 kilogram sabu dimasukkan di dalam ban serep mobil Suzuki Carry pickup BG 9835 B.

Hanya saja, gerakannya sudah tercium. Alhasil, warga Jalan Sultan Agung, Lorong Amas RT 13, Kelurahan Lebak Bandung, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi itu, ditangkap saat melintas di depan Polres Muarojambi, Jumat (14/9) lalu.

Informasi yang didapat, Rohim mendapat pesanan untuk mengambil sabu sebanyak 8 kilogram ke Medan. Selasa (11/9), Rohim yang sehari-hari bekerja sebagai petani ini pun berangkat ke Medan, Provinsi Sumatera Utara.

Sebelum berangkat, Rohim sudah terlebih dahulu menerima uang sebesar uang Rp 5 juta. Rabu (12/9) siang, dia tiba di kota tujuannya. Di sana dia langsung menerima sabu itu. Lantas sabu itu langsung dimasukkan ke dalam ban serep, dan digantung di bawah mobil Suzuki Carry pickup miliknya.

Tak menunggu berlama-lama, Rohim pun langsung bertolak menuju Kota Jambi. Selama dalam perjalanan, Rohim hanya menginap jika hari sudah malam. Dalam perjalanan ke Jambi, dia sempat menginap di Merlung.

Jumat (14/9) pagi dia pun melanjutkan perjalanan. Rupanya anggota Subdit III Ditresnarkoba Polda Jambi yang sudah mencium gerakannya, bergerak duluan. Sekitar pukul 21.00, tim melakukan razia di depan Polres Muarojambi.

Begitu mobil Rohim lewat, langsung dihentikan. Saat pemeriksaan awal, polisi tak menemukan apa pun. Rupanya dia belum aman. Polisi tak mau menyerah. Rohim dan mobilnya pun dibawa ke tempat tambal ban, di depan Hotel Golden Harvest, Simpang Rimbo, Kota Jambi.

Ban serepnya pun dibuka. Di sini lah baru kedoknya ketahuan. Di dalamnya, tersusun rapi delapan bungkus teh Tiongkok berwarna hijau. Saat dibuka, semuanya berisi sabu dengan berat total 8 kilogram.

Rohim pun langsung dibawa ke Polda Jambi untuk diproses lebih lanjut. “Kalau ditotal, nilainya sekitar Rp 2 miliar,” kata Kapolda Jambi Irjen Pol Muchlis AS seperti dikutip Jambi Independent (Jawa Pos Group), Jumat (21/9).Kata dia, dengan adanya penangkapan ini, berarti sudah menyelamatkan sekitar 80 ribu orang.

Dari pemeriksaan sementara, rupanya tersangka yang memelihara kumis dan brewok itu, pemain besar. Sebelum tertangkap, dia sudah pernah memasukkan 5 kilogram sabu ke Jambi. “Itu sebelum lebaran,” kata Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Jambi AKBP Iwan Sayuti.

Lanjut dia, saat ini pihaknya masih terus mendalami kasus ini untuk bisa menangkap siapa pemesan barang haram tersebut.

(jpg/ask/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up