JawaPos Radar

Korban Penembakan di Papua

Sebelum Meninggal, Pratu Freddy Berkeinginan Memasang Keramik di Rumah

21/08/2018, 17:07 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Prajurit TNI Gugur
Pratu Freddy Andina yang meninggal dimakamkan di TMP Karanganyar, Selasa (21/8). (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Pratu Freddy Andina yang meninggal saat bertugas di Papua meninggalkan kesan tersendiri bagi keluarga. Sebelum meninggal, Freddy mempunyai keinginan untuk memasang keramik di rumah orang tuanya yang berada di Dukuh Dungsari RT 003 RW 016, Karangbangun, Matesih, Karanganyar. Tetapi, takdir berkata lain dan Freddy gugur oleh Kelompok Kriminal Sparatis Bersenjata (KKSB), Minggu (19/8). 

Hal tersebut diungkapkan oleh kakak sepupu Praka Anumerta Freddy Andina, Suryanti usai prosesi pemakaman di Taman Makam Pahlawan (TMP), Karanganyar, Selasa (21/8).

Suryanti menceritakan mengenai sosok Freddy yang dikenal sangat baik. Selepas lulus SMA, Freddy langsung berhasil masuk ke TNI. "Dia itu orangnya sangat baik, lulus SMA di Karangpandan, dia langsung berhasil masuk TNI. Dan sebelum meninggal, dia memang berkeinginan untuk bisa memasang keramik rumahnya," urainya. 

Sementara itu, kakak keponakan Freddy, Giyatno, 43, mengatakan hal yang sama. Giyatno mengatakan, bahwa selama ini Freddy adalah sosok yang sangat baik. Dia begitu menghormati kedua orang tuanya.

Freddy diketahui pulang ke rumah lebih kurang empat bulan terakhir atau sebelum berangkat bertugas di Papua. "Sebelum bertugas, dia pulang ke rumah dan meminta doa restu kepada orang tua. Saat bertugas di Papua, almarhum juga sering berkomunikasi dengan keluarga. Dia mengatakan cukup senang di tempat kerjanya," ucapnya. 

Seperti diketahui, Praka Anumerta Freddy Andina menjadi salah satu korban penembakan KKSB saat bertugas di Papua. Selain Freddy, anggota TNI lain yang turut gugur dalam penyerangan tersebut adalah Lettu Anumerta Amran Blegur. Freddy dimakamkan di TMP Karanganyar, Selasa (21/8).

Kedua orang tua almarhum, Sri Wahyono dan Triyanti, sejumlah kerabat dan rekan almarhum hadir dalam pemakaman tersebut. Prosesi pemakaman dilakukan dengan upacara militer dan dipimpin oleh Wakil Komandan Grup 2 Kopassus, Letkol (inf) Edwin Apria Candra. 

(apl/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up