Depo Belum Rampung, Jakpro Klaim Sertifikasi LRT Jakarta Bakal Terbit

21/08/2018, 14:27 WIB | Editor: Ilham Safutra
Kereta LRT Jakarta saat uji coba di Stasiun Kelapa Gading, Jakarta Utara (Issak Ramadhani/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Hingga kini kereta ringan atau light rail transit (LRT) Jakarta fase I rute Kelapa Gading-Velodrome belum dapat dioperasikan. Meski demikian, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku operator mengklaim kendala soal sertifikasi LRT bakal diterbitkan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Direktur Proyek LRT PT Jakpro Iwan Takwin mengklaim surat yang telah molor sejak minggu lalu itu sudah siap dalam bentuk draf. Menurutnya, rapat pembahasan yang dihadiri seluruh pihak terkait sudah digelar pada Senin (20/8) dan menghasilkan persetujuan.

"Insya Allah minggu ini rekomendasinya terbit. Sesuai hasil rapat secara prinsip mereka setuju. Draf surat rekomendasi telah disiapkan,” ujar Iwan saat dihubungi JawaPos.com, Selasa (21/8).

Kereta LRT Jakarta saat uji coba di Stasiun Kelapa Gading, Jakarta Utara (Issak Ramadhani/JawaPos.com)

Setelah diterbitkan Kemenhub, surat tersebut akan dijadikan rekomendasi bagi Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta untuk mengeluarkan izin operasional moda yang gagal menjadi transportasi atlet Asian Games 2018 itu.

Meski belum memastikan waktunya, Iwan menyebut rangkaian proses administrasi itu akan selesai dalam satu minggu. “Insyaallah minggu depan (izin operasi dikeluarkan),” kata dia.

Namun begitu, operasional dengan membawa penumpang masih dipertimbangkan. Pasalnya, dari enam stasiun yang dibangun, baru dua stasiun yang dapat difungsikan. Depo kereta yang berada di Kelapa Gading, Jakarta Utara juga belum rampung.

“Kita review dulu hasil uji coba (tanpa penumpang), sambil menyelesaikan semua bagian finishing stasiun. Termasuk selesaikan depo,” terangnya.

Sebelumnya, uji coba operasi sudah dilakukan dengan melibatkan internal dari PT Jakpro dan Dishub DKI pada Rabu (15/8) lalu. Stasiun yang dilintasi antara lain Velodrome, Equestrian, Pulomas, Boulevard Selatan, dan Boulevard Utara. Dengan kecepatan 40 kilometer per jam, rolling stock tiba dalam waktu 13 menit saja tanpa berhenti di tiap stasiunnya.

Sebagai informasi, infrastruktur LRT saat ini mencapai 91 persen. Baru dua stasiun yang sudah dapat beroperasi, yakni Velodrome dan Boulevard Utara yang berada di depan Mal Kelapa Gading, Jakarta Utara. Lintasan LRT dibangun sepanjang 5,8 kilometer dengan anggaran mencapai Rp 7,4 triliun.

(yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi