JawaPos Radar

Dua Pelaku Jambret Yang Kerap Resahkan Jamaah Masjid Diciduk Polisi

21/06/2018, 19:09 WIB | Editor: Budi Warsito
Dua Pelaku Jambret Yang Kerap Resahkan Jamaah Masjid Diciduk Polisi
Salah seorang pelaku jambret dan barang bukti yang diamankan Polsek Limapuluh, Pekanbaru, Riau. (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Dua pelaku jambret yang kerap beraksi di sekitar Masjid An-Najah, Jalan Sakuntala, Kecamatan Bukit Raya diringkus. Kedua pelaku HS, 22 dan H, 21 diringkus personel Polsek Limapuluh saat berada di Kedai Tuak, Jalan Berdikari, Kelurahan Kulim, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Riau, pada Senin (18/6) sekitar pukul 22.30 WIB.

Kapolsek Limapuluh, Kompol Angga Herlambang menyebut, penangkapan terhadap dua warga Kelurahan Kulim ini, dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari korban bernama Garmedi Rochmawan, 47, pada Senin itu.

"Kita lakukan penangkapan terhadap kedua pelaku dalam waktu 24 jam saja," ungkap Angga, pada Kamis (21/6).

Dua Pelaku Jambret Yang Kerap Resahkan Jamaah Masjid Diciduk Polisi
Sepeda motor yang digunakan kedua pelaku (Istimewa)

Dalam laporan Polisi yang disampaikan oleh warga Kelurahan Tangkerang Timur tersebut, peristiwa yang menimpanya terjadi saat ia sedang duduk di teras masjid An-Najah Jalan Sakuntala, Kecamatan Bukit Raya, pada Minggu (17/6) sekitar pukul 15.40 WIB.

"Korban sedang menunggu waktu Salat Ashar. Dia duduk di teras sambil bermain handphone. Tapi tiba-tiba seorang pelaku datang ke tempat korban dan merampas handphonenya," jelas Angga.

Setelah merampas handphone korban, pelaku langsung melarikan diri dengan rekannya yang sudah menunggu di atas sepeda motor. Korban sempat mengejar dan berteriak jambret, tapi karena suasana sepi saat itu para pelaku pun berhasil lolos.

"Sehari setelah kejadian korban baru melaporkan. Kita langsung melakukan penyelidikan. Akhirnya diketahui keberadaan kedua pelaku di sebuah kedai tuak," katanya.

Pelaku diamankan tanpa perlawanan. Bersama barang bukti berupa satu unit sepeda motor dan satu unit handphone. "Atas perbuatannya, kedua pelaku dikenakan pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan," pungkasnya.

(ica/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up