alexametrics

BIN Intensifkan Vaksin Covid-19 di Kaltim, Booster Sudah 25,9 Persen

21 Mei 2022, 17:54:50 WIB

JawaPos.com – Badan Intelijen Negara (BIN) mengintensifkan vaksinasi Covid-19 di lima kabupaten kota di Kalimantan Timur. Kegiatan ini digelar untuk mengejar rasio capaian, terutama untuk dosis kedua dan ketiga. Adapun 5 kabupaten kota itu adalah Berau, Kutai Kartanegara, Penajam Paser Utara, Kutai Barat, dan Mahakam Ulu.

Kepala BIN Daerah Kalimantan Timur Brigjen TNI Danny Koswara mengatakan, capaian vaksinasi di Kaltim tergolong baik. Berdasarkan data sampai dengan 20 Mei 2022, untuk dosis pertama sudah mencapai 100,95 persen. Sementara untuk dosis kedua tercatat 88,11 persen, dan dosis ketiga 25,99 persen.

“Untuk dosis kedua, dan terlebih ketiga memang masih harus kita kejar. Caranya, seperti yang kita lakukan sekarang: kegiatan vaksinasi kita intensifkan di wilayah-wilayah yang banyak daerah 4T: terpencil, terdalam, terluar, dan terjauh agar capaian dosis kedua dan ketiganya juga naik cepat,” ujar Danny Koswara kepada wartawan, Sabtu (21/5).

Danny menuturkan, pemenuhan target vaksinasi sangat penting untuk menjaga melandainya kasus Covid-19. Penurunan kasus yang stabil berpengaruh pada kelulasaan kegiatan masyarakat.

“Berkat vaksinasi yang kita gencarkan selama dua tahun terakhir, pandemi sudah semakin terkendali; dan pelonggaran aktivitas sosial sudah semakin luas. Hal ini harus kita syukuri dengan cara melanjutkan vaksinasi hingga tuntas ke dosis ketiga atau booster,” imbuhnya.

Pemerintah kini membolehkan masyarakat melepas masker saat berada di ruang terbuka yang tidak ramai. Demikian pula, Pemerintah menghilangkan keharusan menunjukkan hasil tes antigen atau PCR bagi mereka yang sudah vaksin booster.

“Pemerintah akan memberikan pelonggaran sesuai dengan hasil asesmen berbagai parameter pandemi. Karena Pemerintah juga menginginkan pemulihan perekonomian masyarakat berlangsung dengan baik. Karena itu kita dukung dengan perluasan cakupan dan peningkatan capaian vaksinasi ini,” pungkas Danny.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Sabik Aji Taufan

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads