alexametrics

Merapi Semburkan Abu Setinggi 700 Meter

21 Mei 2018, 10:38:27 WIB

JawaPos.com – Gunung Merapi kembali mengalami letusan freatik, Senin (21/5) pukul 01.25 WIB. Kali ini ketinggian kolomnya 700 meter selama 19 menit dan mengakibatkan hujan abu tipis.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogjakarta Hanik Humaida mengatakan, letusan freatik itu hanya skala kecil. “Iya, benar. Tadi skala kecil,” kata Hanik.

Ada kemungkinan setelah beberapa kali terjadi letusan freatik, Merapi mengalami erupsi magmatik. Namun sampai sekarang tanda-tanda itu belum tercatat dalam alat pemantau.

“Setelah freatik-freatik, kemudian magmatik. Akan mengalami tumbuh kubah lava. Kalau melihat jeda waktu, apakah ini akan menuju magmatik, pasti akan kami sampaikan. Tapi sampai saat ini belum ada dari deformasi maupun seismik-nya itu merupakan aktivitas magmatik,” ulas Hanik.

Erupsi besar terjadi pada 2010 silam. Setelah itu, sudah 8 kali letusan freatik. Termasuk pada hari ini dengan ketinggian kolom 700 meter. “Abu vulkanik mengarah ke barat dan barat daya,” tuturnya.

Berbeda dengan freatik pada Jumat (11/5) lalu, letusan kali ini tidak ada tanda sama sekali. Meski sempat terjadi guguran. “Kali ini tidak ada tanda-tanda sama sekali. Termal kami merekam langsung, sangat berbeda dengan Jumat lalu. Sedikit berbeda dengan termalnya. Kemarin masih merekam adanya sedikit kenaikan sempat turun lagi. Kali ini benar-benar langsung naik,” paparnya.

Tak terekam gejala itu merupakan hal biasa. Untuk freatik sebanyak 115 even di gunung api dunia, 62 persen memiliki tanda-tanda. 22 Persen tandanya tidak jelas. Kemudian sisanya sama sekali tidak ada gejala. “Penyebab letusan karena ada kontak panas, air dan bawah permukaan. Menghasilkan uap air ini yang menyebabkan letusan freatik,” terang Hanik.

Hingga Kini, kondisi Merapi masih dalam status aktif normal. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa. “Status Merapi masih normal,” ucapnya.

Sementara itu, letusan mengakibatkan hujan abu tipis di sekitar lereng Merapi. Seperti di Kemiren, Kaliurang, dan Srumbung, Magelang. “Kalau tadi pagi, tidak hujan abu di sekitar rumah saya,” aku Lambang Ari Wibowo, salah satu warga Wonokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : (dho/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Merapi Semburkan Abu Setinggi 700 Meter