alexametrics

Temukan Pelanggaran, Bawaslu Lakukan PSU Satu TPS di Sumsel

21 April 2019, 14:10:05 WIB

JawaPos.com – Sejumlah pelanggaran ditemukan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Selatan (Sumsel). Salah satunya di TPS 003 yang berada Kelurahan Lebung, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin. Akibatnya, Tempat Pemungutan Suara (TPS) tersebut direkomendasikan untuk dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU).

Ketua Bawaslu Sumsel, Iin Irwanto mengatakan, saat ini pihaknya telah menerima sejumlah laporan pelanggaran dari masyarakat. Salah satunya, ada beberapa pemilih yang tidak berdomisili di wilayah tersebut atau tidak masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) melakukan pencoblosan di TPS tersebut.

Karena itu, pihaknya merekomendasikan untuk dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU). Lantaran, hasil rekapitulasi suara tersebut dianggap tidak sah. “Dari beberapa laporan yang masuk, sejauh ini hanya satu TPS saja yang baru dapat ditindaklanjuti,” katanya saat dihubungi, Minggu (21/4).

Meskipun begitu, ada beberapa keluhan dari masyarakat, yang mana hak suaranya belum dapat tersalurkan dalam Pemilu 17 April yang lalu. Seperti, belum melakukan pencoblosan Pilpres akibat surat suara hilang, dan lain sebagainya.

Untuk keluhan ini, pihaknya merekomendasikan dilakukan Pemungutan Suara Lanjutan (PSL)  sehingga seluruh warga negara dapat menyalurkan hak suaranya dalam Pemilu tahun ini.

Berdasarkan data, PSL ini akan dilakukan di beberapa daerah di Sumsel yakni 445 TPS di Banyuasin, 25 TPS di Kota Palembang, 12 TPS di Ogan Ilir (OI), 1 TPS di Ogan Komering Ilir (OKI) dan 1 TPS di Prabumulih, Sumsel.

“Untuk pelaksanaan PSU maupun PSL ini diserahkan kepada KPU sebagai penyelenggaranya. Tapi, harus sesuai dengan aturan yakni maksimal 10 hari setelah Pemilu,” tutupnya.

Editor : Budi Warsito

Reporter : Alwi Alim