alexametrics

Peringati Hari Kartini, Pertamina Berikan ‘Jalur Khusus’ Bagi Kaum Hawa

21 April 2019, 21:34:26 WIB

JawaPos.com – Di Hari Kartini yang jatuh pada hari Minggu (21/4), kaum hawa di Kota Medan dimanjakan oleh Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I. Itu dilakukan, sebagai bentuk penghargaan dan peringatan Hari Kartini. Pertamina menyediakan jalur khusus bagi kaum hawa yang melakukan pengisian BBM di 21 SPBU kota Medan. Selain itu juga, ada kejutan yang diberikan.

Manager Retail Fuel Marketing Pertamina MOR I, Rama Suhut menjelaskan, hal tersebut merupakan bentuk apresiasi bagi pelanggan yang berlaku pada tanggal 21-22 April 2019. “Spesial untuk pelanggan perempuan pemakai Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex, kami sediakan jalur layanan khusus. Mereka juga mendapat promo khusus cashback,” jelas Rama, Minggu (21/4) di SPBU COCO, Jalan Kolonel Yos Sudarso, Medan.

Selain itu, jelasnya, untuk pembelian senilai minimum Rp 300 ribu per struk (tidak berlaku penggabungan transaksi), pelanggan akan mendapat cashback Rp 30 ribu untuk kartu kredit BNI – Pertamina dan Rp 25 ribu untuk kartu debit dan kredit BNI Regular.

Sementara bagi pelanggan Bright Gas, ada diskon Rp 21 ribu bagi pembelian tabung perdana, isi ulang, maupun pertukaran (trade in). “Pembelian Promo Bright Gas Hari Kartini itu melalui Pertamina Call Center 135, Contact Pertamina 1-500-000, atau email pcc@pertamina.com,”imbuhnya.

Tak hanya itu saja, Perusahaan BUMN tersebut memaknai Hari Kartini dengan mendukung perempuan pelaku UMKM. Bentuk dukungan yang dilakukan yakni dengan menyalurkan modal bergulir. Penyaluran Program Kemitraan (PK) senilai Rp 275 juta.

Pelanggan perempuan mendapatkan kejutan dari Pertamina MOR I di SPBU dalam rangka peringatan Hari Kartini, Minggu (21/4). (Istimewa)

Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR I, Roby Hervindo menjelaskan, 36 persen pelaku UMKM binaan Pertamina adalah perempuan. “Sejumlah 46 dari 128 mitra binaan Pertamina MOR I di Sumatera Utara adalah perempuan. Sejak 2016, kami menyalurkan dana pinjaman pada mitra binaan perempuan senilai 2.8 miliar rupiah,” tutur Roby.

Salah satu perempuan pelaku UMKM yang menerima modal bergulir adalah Desi, pemilik usaha Tophtea yang menjadi mitra binaan Pertamina sejak 2017. Desi mengisahkan, tak mudah merintis bisnis minuman teh kekiniannya. Bahkan Desi sempat berhadapan dengan preman saat menjual produknya.

“Berawal dari ketidakpuasan pada hidangan minuman di cafeS saya lihat ada peluang. Pada 2017, saya berhenti dari pekerjaan untuk merintis bisnis Tophtea,” kata Desi. Awalnya, ia hanya mempekerjakan dua orang dengan produksi sejumlah puluhan botol per hari.

Setelah menjadi mitra binaan Pertamina, bisnisnya berkembang. Pinjaman modal dari Pertamina, dimanfaatkan membeli mesin minuman; menambah jumlah pendingin; serta stok botol; dan bahan baku dalam jumlah besar. Kini usahanya semakin berkembang dan telah mempekerjakan lima orang dengan produksi mencapai ratusan botol per hari.

Selain bantuan modal, Desi juga mendapat dukungan pengembangan usaha dengan diikutsertakan berbagai pameran. “Pertamina mengikutkan saya dalam pameran di Medan, Padang dan Batam. Saya juga ikuti event yang dilaksanakan Pertamina, maupun sajian untuk tamu,” ungkapnya.

Selama Januari hingga April 2019, tak kurang dari Rp. 575 juta modal bergulir telah disalurkan pada mitra binaan di Sumut. Adapun total penyaluran PK di Sumut periode 2016 – 2019 mencapai RP 8.4 miliar.

Editor : Budi Warsito