alexametrics
Hari Kartini

Pentingnya Peran Perempuan dalam Revolusi Media

21 April 2018, 18:53:31 WIB

JawaPos.com – Perempuan masa kini sepertinya harus pintar dan selalu mengikuti perkembangan jaman. Tidak hanya sekedar mengikuti trend yang ada, namun juga harus bisa menghadapi dampak positif maupun negatif dari melesatnya laju perkembangan dunia digital.

Para perempuan dewasa, apalagi yang sudah mempunyai buah hati pun perlu lebih jeli dalam memgawasi anak-anak mereka pada era seperti ini. Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Basarah menuturkan, peran perempuan Indonesia sangat penting dalam menghadapi revolusi media. “Saat ini, baik media mainstream maupun media sosial sedang berkembang pesat. Sehingga, ingin mengingatkan lagi peran perempuan untuk mendidik anak-anaknya,” terang dia saat menghadiri perayaan Hari Kartini di Plaza Sarinah Malang, Sabtu (21/4).

Menurutnya, saat ini, suka tidak suka, perkembangan teknologi semakin maju. Dia mencontohkan, hampir semua rumah tangga memiliki televisi yang mulai pagi sampai pagi lagi terus memberikan hiburan dan berita. Pengawasan orang tua, terutama ibu pun sangat diperlukan.

“Kami berharap para ibu-ibu bisa memberikan pendampingan dan bimbingan terhadap anak-anaknya ketika menonton televisi. Kemudian, peringatan yang diberikan, seperti Bimbingan Orang Tua, Remaja dan lainnya harus betul-betul diperhatikan. Sehingga, tidak ada dampak negatif kepada anak-anak yang nonton,” papar pria yang juga menjabat sebagai Wasekjen DPP PDIP tersebut.

Selain penyiaran televisi, lanjut dia, peran ibu-ibu juga diperlukan untuk pengawasan terhadap anak-anak yang sudah memiliki smartphone. Terutama terkait penggunaan media sosial yang saat ini masih belum ada lembaga tertentu yang melakukan pengawasan.

“Kalau terlevisi, radio dan lainnya ada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Kalau media sosial, masih belum ada yang awasi. Sehingga banyak konten-konten yang tidak patut dilihat oleh anak-anak,” papar dia.

Padahal, masih kata Basarah, tidak jarang terdapat rekrutmen teroris dan juga LGBT yang dilakukan melalui media sosial. “Jadi harus betul-betul diawasi ketika anak pegang gadget. Supaya anak-anak bisa merasakan dampak positifnya,” kata dia.

Dia menjelaskan, saat ini regulasi terkait media sosial masih belum ada. Pihaknya pun masih menginisiasi regulator media sosial di Indonesia. “Masih dalam kajian akademis. Kami berharap, infrastruktur negara ini, khususnya Kominfo nantinya akan memiliki wewenang cukup untuk menjangkau penggunaan media sosial. Segala media sosial yang masuk ke Indonesia, harus sesuai dengan undang-undang dan regulasi yang ada disini,” tegas dia.

Pihaknya juga berharap, dengan adanya peran perempuan Indonesia untuk pendidikan media tersebut, bisa membangun peradaban bangsa Indonesia. “Perempuan Indonesia tidak hanya cantik fisiknya saja. Namun juga dari segi tanggung jawabnya,” tuturnya.

“Dengan inner beauty dan kecerdasan yang dimiliki, perempuan Indonesia bisa membangun peradaban bangsa,” pungkasnya.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : (fis/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Pentingnya Peran Perempuan dalam Revolusi Media