alexametrics

Hebohnya Karyawan SPBU saat Diminta untuk Berkebaya

21 April 2018, 17:25:48 WIB

JawaPos.com – Banyak cara yang dilakukan masyarakat untuk memperingati Hari Kartini, setiap tanggal 21 April. Seperti yang dilakukan petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Desa Kalianyar, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (21/4).

Jika di hari biasa, mereka hanya memakai seragam warna merah berkombinasi putih, namun tidak hari ini. Mereka memakai kostum adat jawa. Khusus untuk perempuan menggunakan kebaya. Meski terlihat ribet namun mereka terlihat bersemangat sewaktu melayani konsumennya.

“Meski sedikit kesulitan dan kepanasan, saya harus tetap tersenyum menyapa pelanggan. Ini kita lakukan untuk mengingatkan kepada masyarakat bahwa, hari ini adalah Hari Kartini,” tetang salah satu petugas SPBU Kalianya, Bojonegoro, Okci Vilira, Sabtu (21/4).

Karyawan SPBU
Tak kalah juga, petugas SPBU pria juga menggunakan pakaian adat Jawa (Yudi Handoyo/JawaPos.com)

Perempuan yang akrab disapa Okci tersebut menjelaskan, dirinya bersama enam karyawan lainnya menggunakan baju tersebut sejak pukul 06.00 WIB. Dan akan berlajut hingga nanti malam.

Selain memperingati Hari Kartini, mereka juga bertekad mengenalkan budaya maupun adat istiadat Jawa, khususnya kepada masyarakat luas. Tentunya sebagai wujud cinta mereka terhadap pejuang emansipasi perempuan Raden Ajeng Kartini.

Rencananya para petugas pengisian bahan bakar minyak tersebut, memakai kebaya dan baju khas seorang dalang untuk karyawan laki-laki berlangsung sampai pukul 14.00 WIB dan dilanjutkan shift berikutnya.

“Tadi banyak pengunjung yang kaget dan bertanya-tanya. Karena tidak memakai seragam seperti biasa, ya saya jelaskan, baru mereka paham,” tuturnya kepada wartawan.

Seperti yang diungkapkan salah satu pelanggan bernama Yandi, 28, warga Kecamatan Kapas, Bojonegoro. Ia mengaku kaget, lantaran petugas SPBU tidak memakai baju kerja seperti hari biasanya.

“Sempat bertanya tanya, setelah dijelaskan petugas baru saya tahu kalau hari ini adalah Hari Kartini,” tutur Yadi, usai mengisi bahan bakar di lokasi SPBU itu.

Yandi menilai, apa yang dilakukan petugas SPBU sangat positif. Dirinya menyarankan, lebih baiknya penggunaan baju adat juga dilakukan disetiap perayaan hari besar lainnya.

“Agustusan juga bagus jika kompak memaki baju pahlawan. Idul Fitri maupun hari raya umat agama lain menggunakan baju khas masing-masing itu juga bisa mempersatuka atau toleransi antar umat beragama,” tutupnya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (yud/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Hebohnya Karyawan SPBU saat Diminta untuk Berkebaya