alexametrics

Warga di Palembang Lebih Pilih Ojol, Ini Alasannya

21 Maret 2019, 23:22:08 WIB

JawaPos.com – Ojek online (Ojol) menjadi kendaraan alternatif masyarakat di Kota Palembang. Salah satu alasannya kendaraan berbasis online tersebut lebih efisien dan murah dibandingkan kendaraan umum lainnya.

Warga Sekanak, Ervan Erfani, 35, mengaku menggunakan ojol itu lebih praktis. Tinggal menjalankan aplikasi dan langsung dijemput tepat di lokasi. Saat dalam perjalanan juga lebih cepat dibandingkan menggunakan taksi online.

“Karena itu, saya lebih senang menggunakan ojol, tidak terkena macet sehingga lebih cepat sampai lokasi,” katanya kepada jawapos.com, Kamis (21/3).

Selain lebih cepat dalam perjalanan, ia mengaku biaya yang dikeluarkan relatif murah dibandingkan kendaraan lainnya dengan pelayanan yang diberikan cukup baik menjemput dan mengantar sesuai dengan titik yang ditetapkannya.

Berbeda dengan kendaraan massal seperti Bus Transmusi dan LRT. Ia menilai kendaraan massal memang dipenuhi sejumlah fasilitas yang baik seperti AC dan lain sebagainya, hanya saja terkadang tidak mampu menjangkau tujuan yang ingin dituju.

“Jadi lebih baik saya menggunakan ojol dibandingkan kendaraan lainnya,” terang pria yang bekerja di perusahaan BUMN ini.

Dengan dilegalkannya ojol secara resmi maka tentunya semakin baik. Sebab, memberikan pilihan kepada masyarakat untuk menggunakan kendaraan umum. Ia juga menilai saat membawa penumpang para pengemudi ojol ini juga berhati-hati.

“Jadi kalau memang mau dilegalkan itu bagus. Dan saya harap tarif yang ditetapkan juga tidak terlalu memberatkan pengguna ojol,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Angkutan Jalan, Junaidi mengaku saat ini Kementrian telah merilis Peraturan Menteri Nomor 12 tahun 2019 tentang ojek online (Ojol). Hanya saja, hingga saat ini pihaknya belum menerima salinan Permen tersebut.

Jika Permen tersebut telah sampai maka pihaknya akan melihat dahulu permen tersebut untuk menentukan apakah nantinya harus dibuat turunan seperti Peraturan Gubernur (Pergub).

“Kami belum mengetahui isinya dan kami masih menunggu Juknis dan Juklaknya kalau memang diperlukan maka kami akan rancang pergubnya khusus untuk mengatur ojol ini ,” tutupnya.

Editor : Yusuf Asyari

Reporter : Alwi Alim

Copy Editor :

Warga di Palembang Lebih Pilih Ojol, Ini Alasannya