alexametrics

Uang Ratusan Juta Hasil Penipuan Online di Jogja Diblokir

21 Maret 2019, 18:45:09 WIB

JawaPos.com – Jajaran Polda Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) meminta pihak perbankan untuk melakukan pemblokiran terhadap puluhan rekening. Hal itu dilakukan lantaran lebih dari Rp 750 juta uang yang tersimpan tersebut diduga merupakan hasil transaksi kasus penipuan online.

Dirreskrimsus Polda DIJ, Kombes Pol Tony Surya Putra mengatakan pada tahun 2018 silam, pihaknya mendapatkan sekitar 600 kasus penipuan melalui online dari masyarakat. Korbannya pun bermacam-macam, dari mulai masyarakat biasa, pelajar hingga mahasiswa.

“Dari kasus tersebut setidaknya kami blokir jumlahnya sekitar Rp 750 juta,” ujarnya di Mapolda DIJ, Kamis (21/3).

Menurut Tony, ada berbagai modus yang digunakan oleh para pelaku penipuan. Seperti menjual barang-barang dengan harga lebih murah dibandingkan di pasaran. Hal ini pun membuat masyarakat tertarik.

“Dengan harga lebih murah, kecenderungan masyarakat mengakses penjualan online tertarik hingga ingin membeli. Kalau melihat harga harusnya masyarakat waspada. Di pasar Rp 8 juta dijual hanya Rp 6 juta. Kan tidak masuk akal,” katanya.

Modus lain yakni memanfaatkan momen penerimaan mahasiswa baru. Pelaku terlebih dahulu mencari korban melalui data pendaftar mahasiswa di sebuah universitas. Kemudian menghubunginya dengan mengaku sebagai panitia penerimaan mahasiswa baru.

“Kemudian mengatakan kalau korban lulus dari tes mahasiswa baru. Seolah korban percaya, pelaku minta uang ditransfer ke rekening sebagai persyaratan,” katanya.

Ia melanjutkan, bila ada kasus seperti itu lebih baik mencermati terlebih dahulu. Apakah nomor rekening orang yang minta uang transfer itu sama dengan yang ditetapkan pihak panitia atau tidak.
Kata kuncinya mudah, kalau nomor rekening itu beda dengan rekening dari panitia universitas bisa dipastikan penipuan,” ucapnya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Ridho Hidayat

Copy Editor :

Uang Ratusan Juta Hasil Penipuan Online di Jogja Diblokir