alexametrics

Kemenkominfo Perketat Pengawasan Medsos

21 Maret 2019, 10:33:44 WIB

JawaPos.com – Gelaran Pemilu 2019 semakin dekat. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) juga semakin memperketat pengawasan di media sosial (medsos). Hal itu guna mengantisipasi penyebaran informasi bohong atau hoax.

Kasubdit Informasi dan Komunikasi Politik dan Pemerintahan, Direktorat Informasi dan Komunikasi Polhukam Kemenkominfo Hypolitus mengatakan, pemantauan dilakukan untuk mencegah merebaknya informasi yang tidak mendasar dan dapat memperkeruh kondusifitas bangsa. “Kami ketahui bersama di tahun politik ini, media sosial banyak digunakan orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan berita hoax, bohong dan sebagainya,” kata Hypolitus, Kamis (21/3).

Melalui Satuan Tugas (Satgas) yang dibentuk, pemantauan medsos akan dilakukan sepanjang momentum pemilu. Bahkan hingga selesainya pesta demokrasi pada 17 April 2019. Satgas medsos ditugaskan untuk memerangi informasi yang dianggap tidak mendidik bahkan terkesan memprovokasi.

“Kami setiap saat membuat konten-konten berupa meme, inforgrafis hingga konten-konten yang bisa memberikan edukasi kepada publik. Kami juga punya alat mesin scrooling internet. Tugas utamanya mencari dan memblokir konten-konten. Misalnya pornografi, porno aksi dan semacamnya,” jelas Hypolitus

Di sisi lain sebagai bentuk nyata dalam upaya pencegahan, Kemenkominfo semakin gencar melakukan sosialisasi. Sasarannya masyarakat umum, kelompok milenial, hingga mahasiswa di berbagai perguruan tinggi yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

“Tolong membantu Kemenkominfo untuk memberikan edukasi kepada masyarakat banyak terkait dengan pemilu ini. Agar masyarakat bisa memberikan informasi yang benar-benar bisa memberikan nilai tambah dalam kaitan mendidik, mencerahkan, dan memberdayakan dalam kerangkan NKRI,” ujarnya.

Rabu (20/3), Kemenkominfo bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan sosialisasi di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar. Dalam sosialisasi itu, mahasiswa diimbau untuk berpartisipasi dan ikut berperan aktif dalam mencegah penyebarluasan informasi hoax.

Sebagai kelompok terpelajar, mahasiswa diingkatkan agar dapat mencerna dan menyaring informasi yang betul-betul valid sebelum menyebarkan ke medsos. “Mahasiswa harus mempersiapkan diri. Apalagi mereka ini banyak juga yang sebagai pemilih pemula. Jadi bersama KPU melaksanakan edukasi ini sampai ke masyarakat,” ungkapnya.

Kemenkominfo juga mengimbau agar masyarakat tetap menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019. “Masyarakat jangan golput. Karena kalau ada masyarakat yang golput, otomatis dia tidak memberikan kontribusi bangsa dan negara,” tandasnya.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : Sahrul Ramadan

Copy Editor :

Kemenkominfo Perketat Pengawasan Medsos