alexametrics

Bicara Demokrasi di Palembang, Mahfud MD Titip Pesan Jelang Pilpres

21 Maret 2019, 08:13:37 WIB

JawaPos.com –  Setiap warga negara Indonesia harus memilih pada Pilpres 2019 mendatang. Jangan sampai tidak memilih. Sebab, negara harus ada pemimpinnya.

Hal itu disampaikan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD saat mengunjungi Kota Palembang, Rabu (20/3).

“Silahkan pilih siapa saja, asal jangan bertengkar dan pilihlah yang terbaik,” kata Mahfud MD saat ditemui di Hotel Swarna Dwipa Palembang.

Dia menyebut, Indonesia merupakan negara  demokrasi. Hal ini berdasarkan usulan sebelum kemerdekaan. Demokrasi yang dimaksud yakni diberikan kedudukan dan penghormatan yang sama.

Terbentuknya negara demokrasi, kata dia, pada 11 Juli sebelum kemerdekaan. Saat itu, dilakukan rapat yang beranggotakan lebih dari 60 orang. Dari jumlah tersebut 55 orang diantaranya mengusulkan Indonesia menjadi negara yang demokrasi, 6 orang diantaranya mengusulkan menjadi kerajaan sedangkan satu orang absen.

Baru kemudian, saat kemerdekaan ditetapkan bahwa negara Indonesia merupakan negara yang demokrasi. Dalam demokrasi ini untuk memilih seorang pemimpin diadakan Pemilihan Umum (Pemilu) yang tujuannya kebersamaan dan kebersatuan.

Dengan Pemilu ini maka mampu melahirkan pemimpin yang kuat dan tidak dibodoh-bodohi negara lain. Karena itu, ia mengimbau agar Pemilu dilakukan dengan benar dan jujur.

“Pilihlah yang baik, Kalau tidak ada yang baik, pilih yang kesalahannya dikit. Jadi pimimpin yang dihasilkan tentunya akan baik juga,” ujarnya.

Ia mengimbau agar pemilu jangan sampai memecah belah bangsa. Meskipun berbeda pilihan. Jika tidak ada kepuasan pemilu maka adukan ke Mahkamah Konstitusi. Jika ada kecurangan perhitungan suara, ada pidana maka adukan ke pengadilan pidana.

“Jadi semuanya ada mekanismenya,” bebernya.

Editor : Yusuf Asyari

Reporter : Alwi Alim

Copy Editor :

Bicara Demokrasi di Palembang, Mahfud MD Titip Pesan Jelang Pilpres