alexametrics

Perda Tidak Efektif Cegah Warga Membuang Sampah ke Sungai

21 Februari 2018, 20:33:55 WIB

JawaPos.com – Kesadaran masyarakat Solo dalam menjaga kebersihan sungai dirasa masih rendah. Terbukti masih banyak warga di Kota Bengawan yang membuang sampah rumah tangganya di sungai.

Padahal, Pemkot sudah mempunyai Perda nomor 3 tahun 2010 tentang larangan membuang sampah di sungai. Dan bagi warga yang melanggar terancam sanksi berupa denda mencapai Rp 50 juta.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Solo, Hasta Gunawan mengakui, jika sampai saat ini masih banyak warga yang menjadikan sungai sebagai tempat sampah. Dan pihaknya pun kesulitan jika harus melakukan pengawasan di setiap titik sungai.

“Ya memang kenyataannya seperti itu (membuang sampah di sungai), dan kami juga kesulitan untuk menertibkannya,” kata Hasta kepada JawaPos.com, Rabu (21/2).

Ditanya terkait keberadaan payung hukum berupa Perda, Hasta mengatakan, jika aturan tersebut sampai saat ini belum bisa diterapkan. Meskipun Perda tersebut sudah dibuat pada tahun 2010 silam.

“Dulu memang pernah ada pengawasan dan bagi yang tertangkap diminta untuk membuat surat pernyataan untuk tidak mengambil sampah dari sungai. Tetapi itu juga berhenti di tengah jalan,” katanya.

Beberapa upaya sebenarnya sudah dilakukan oleh Pemkot untuk menjaga kondisi sungai agar terbebas dari sampah. Tetapi, tingkat kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan masih kurang. Sehingga, meskipun Pemkot berupaya dengan berbagai cara tetap saja belum berhasil menghilangkan tradisi tersebut.

“Seharusnya juga diiringi dengan kesadaran warga masyarakatnya, terutama mereka yang tinggal di sekitar sungai,” tandasnya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (apl/JPC)



Close Ads
Perda Tidak Efektif Cegah Warga Membuang Sampah ke Sungai