JawaPos Radar

Hadapi Harimau, Petugas Gabungan Hanya Bisa Diam

21/02/2018, 17:10 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Harimau Putih
ILUSTRASI (Pixabay)
Share this

JawaPos.com - Petugas gabungan dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau dan kepolisian, sempat berhadapan langsung dengan harimau saat sedang melaksanakan patroli di kawasan perusahaan sawit PT THIP, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hili (Inhil), Provinsi Riau, pada Selasa (20/2) lalu.‎

Pertemuan tersebut membuat para petugas tak berdaya sehingga hanya bisa berdiam diri di tempat dan berdoa agar si belang tak melakukan penyerangan.

"Saat itu kami hanya bisa diam di tempat. Menurut kebiasaan jika bergerak maka akan memacu pergerakan harimau sehingga bisa ter‎jadi penyerangan," tutur Kapolsek Pelangiran Inhil, Iptu M Rafi, Rabu (21/2).

Lebih lanjut Iptu Rafi menceritakan, awal pertemuan dengan si belang ketika petugas mendapatkan informasi dari karyawan perusahaan bahwa ada harimau di sekitar blok 68 Kebun Tembusu, PT THIP.

"Mendapatkan informasi tersebut, tim yang terdiri dari tujuh orang petugas BBKSDA dan dua orang ‎petugas kepolisian langsung menuju ke lokasi," ujar Kapolsek.

Petugas akhirnya berhasil menemukan jejak hewan dengan nama ilmiah Panthera Tigris tersebut setelah menyusuri hutan sekitar 40 meter‎ dari lokasi yang dilaporkan oleh karyawan.

Ketika itu sebenarnya petugas membawa senjata api, namun tentu saja senpi tersebut tidak digunakan mengingat si belang adalah hewan yang dilindungi. Harimau itu akhirnya pergi ke rerimbunan hutan setelah adanya petugas lain yang datang.

(ica/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up