alexametrics

Tinjau Sinkhole Surabaya, BPPT Temukan Banyak Retakan

20 Desember 2018, 14:18:41 WIB

JawaPos.com – Tim dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mendatangi sinkhole di Jalan Raya Gubeng, Surabaya. Mereka melakukan inspeksi selama kurang lebih satu jam.

Banyak temuan yang didapat para ahli meski belum rinci. Berdasarkan temuan di lapangan, Tim BPPT menyimpulkan amblesnya Jalan Raya Gubeng bukan karena aktivitas seismik atau alam.

Kabag Program dan Anggaran Pusat Teknologi Reduksi Resiko Bencana BPPT Nur Hidayat mengatakan, pihaknya menemukan retakan yang ditimbulkan dari aktivitas proyek. “Lebih detailnya akan kami teliti lebih dalam lagi. Tapi dari pengamatan kami, di sisi Barat sudah mulai ada retakan. Ada retakan lama maupun retakan baru,” kata Nur di Jalan Raya Gubeng, Kamis (20/12).

Ada retakan sepanjang 3-5 sentimeter. Mayoritas retakan berbentuk garis horizontal. Retakan banyak terlihat pada tembok penahan sisi Barat. Ada pula beberapa tembok penahan yang juga berlumut.

Karena banyak retakan, diduga tembok penahan tidak cukup kuat menahan gaya dorong tanah. “Ada satu waller atau penahan dinding yang tidak kuat menahan gaya dorong (tanah) dari samping dan kemudian menjadi longsor,” terang Nur.

Kepala Seksi Program dan Jasa Teknologi Balai Teknologi, Infrastruktur dan Dinamika Pantai BPPT Widjo Kongko menambahkan, penahan dinding yang tidak kuat menahan gaya dorong dari samping. Akibatnya tanah menjadi longsor.

Ditambah ground water level itu juga diduga membuat tanah menjadi labil. Apalagi saat musim hujan seperti sekarang. Ground water level diperkirakan semakin tinggi.

“Karena longsornya cepat, tanah di sekitarnya tertarik. Nah, kami curiga kalau tanah di sekitar memang labil. Tapi kami belum tahu rincinya. Nanti kami gunakan alat electrical resistivity tomography,” imbuh Widjo.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : (HDR/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Close Ads
Tinjau Sinkhole Surabaya, BPPT Temukan Banyak Retakan