alexametrics

Usai Libur Panjang, Pasien Covid-19 Kembali Penuhi RS di Surabaya

20 November 2020, 21:00:46 WIB

JawaPos.com–Kasus Covid-19 di Jawa Timur kembali meningkat per Jumat (20/11). Pasien Covid-19 meningkat hingga 379 orang yang dirawat di berbagai rumah sakit. Di beberapa RS, ruang isolasi bahkan penuh. Salah satunya RS Unair Surabaya.

Jubir Tim Satgas Covid-19 RS Unair Alfian Nur Rosyid mengatakan, saat ini jumlah pasien Covid-19 di gedung rumah sakit khusus infeksi (RSKI) masih fluktuatif. ”Masih naik turun, saat ini kamar penuh,” ujar Alfian pada Jumat (20/11).

Salah satu dugaan penyebab peningkatan kasus adalah libur panjang beberapa waktu lalu. Hari ini (20/11), pasien yang dirawat memenuhi sekitar 50 persen dari kapasitas tempat tidur yang ada. ”Mungkin bisa jadi long weekend kemarin. Kami setiap hari ada 1–3 pasien yang masuk,” terang Alfian Nur Rosyid.

Kondisi yang sama terjadi di ruang isolasi RS Adi Husada Undaan Wetan. ”Di mana-mana penuh lagi. Di Undaan Wetan belum penuh sih, tapi cukup bertambah dibandingkan sebelumnya,” ujar Kepala Unit Pemasaran & Layanan Pelanggan RS Adi Husada Undaan Wetan Sylvia Sumitro.

Ketika ditanya terkait jumlah pasien Covid-19, Sylvia tidak dapat memastikan. Meski demikian, Sylvia mengakui ada kenaikan jumlah pasien Covid-19 di tempatnya.

”Ya mungkin karena long weekend kemarin. Masyarakat lengah, sudah bosan, main keluar. Banyak juga yang nggak menjalankan protokol kesehatan. Terutama pakai masker,” terang Sylvia.

Lain halnya dengan Rumah Sakit Royal Surabaya yang belum mengalami peningkatan jumlah pasien Covid-19. ”Jumlah pasien relatif stabil tidak mengalami kenaikan atau penurunan. Tidak ada perubahan signifikan,” ujar Jubir Covid-19 RS Royal Dewa Nyoman Sutanaya.

Terkait data pasien yang ada, Dewa enggan menyebutkan. Namun, dia berpesan kepada masyarakat untuk tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

”Untuk data maaf kita tidak bisa memberikan. Tapi yang paling penting masyarakat tetap harus disiplin protokol kesehatan. Karena itu adalah salah satu cara untuk menekan angka persebaran Covid-19,” ujar Dewa.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : rafika



Close Ads