alexametrics

Khofifah Rilis Aplikasi Digitalisasi Belanja Online Jatim Bejo

20 November 2020, 20:28:59 WIB

JawaPos.com–Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa merilis program Jawa Timur Belanja Online (Jatim Bejo). Sistem aplikasi itu diluncurkan serentak bersama kepala OPD (organisasi perangkat daerah) Pemprov Jatim dan seluruh pemkab dan pemkot yang dihadiri wali kota dan bupati se-Jatim pada Kamis (19/11).

”Salah satu inovasi yang diluncurkan adalah Jatim Bejo (Jawa Timur Belanja Online). Inovasi ini untuk membangun transparansi,” ujar Khofifah.

Menurut Khofifah, Jatim Bejo bisa diterapkan dengan adanya transformasi digital supaya jaringan lebih luas untuk diakses siapa saja. ”Transformasi digital ini akan lebih efektif dan efisien,” papar Khofifah.

Khofifah menjelaskan, proses transformasi digital telah dilakukan masing-masing OPD. Sehingga dalam praktiknya, pelaksanaan Jatim Bejo bisa lebih mudah.

”Masing-masing OPD sudah memiliki aplikasi. Yang kita butuhkan saat ini adalah sinergitas, koneksitas, dan big data. Dengan begitu, dari satu sumber saja sudah bisa dapat banyak mengakses informasi,” terang Khofifah.

Terkait dengan profesionalisme SDM, BPSDM (Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia) Jatim sejak Agustus sudah memiliki sertifikasi untuk mengelola manajemen SDM pengadaan barang dan jasa. Sertifikasi itu diperoleh dari LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah).

”Pada posisi saat ini, BKD ada inovasi Si Master dan untuk keamanan laut ada inovasi Si Layar. Semuanya, diharapkan Jatim makin cetar. Makin efektif, efisien. Tentu makin cepat, makin transparan dan akuntabel,” ucap Khofifah.

Dia menambahkan, pesan Presiden Joko Widodo agar belanja di bawah Rp 2,5 miliar harus menyerap produk UMKM. ”Kebijakan ini harus nyekrup baik dari pusat, provinsi, dan kabupaten/kota,” ujar Khofifah.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : rafika



Close Ads