JawaPos Radar | Iklan Jitu

Dufi 'Mayat Dalam Drum Biru' Sempat Mau Pinjam Rp 116 Juta, Buat Apa?

20 November 2018, 01:10:59 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Dufi 'Mayat Dalam Drum Biru' Sempat Mau Pinjam Rp 116 Juta, Buat Apa?
Foto semasa hidup Dufi dan istrinya (Istimewa)
Share this

JawaPos.com - Sosok almarhum Abdullah Fithri Setiawan merupakan pekerja keras. Bahkan, sebelum ditemukan tewas di dalam drum biru, dia sempat ingin mengembangkan usahanya. Yaitu dengan meminjam dana sebesar Rp 116 juta kepada kakak dan ibu kandungnya untuk urusan usaha advertising yang dikelolanya.

Namun karena ibu Dufi, N. Ida Hamidah, 65, sudah menggunakan dana untuk renovasi atap sekolah dan sebagian untuk yayasan maka dana yang dimilikinya sudah berkurang. "Iya dia sempat mau minjem uang Rp 116 juta katanya buat kerjaannya. Tapi saya nggak bisa karena habis rehab atap sekolah, saya kan punya yayasan juga," ujar Ida seperti dikutip RMOL.co (Jawa Pos Group) di Cilincing, Jakarta Timur, Senin (19/11).

Meski permintaannya tidak dipenuhi, ini tidak membuat Dufi marah atau kesal. Sebab, sejak permintaannya tidak dikabulkan oleh ibu dan kakaknya, Dufi tidak lagi membahas masalah peminjaman uang. Bahkan tidak pernah membahasnya lagi dengan ibu dan kakak atau adiknya.

Sosok Abdullah Fithri Setiawan, 43, alias Dufi dikenal sebagai sosok yang kreatif dan terampil dalam melihat peluang bisnis. Dufi membuka bisnis sendiri dalam bidang advertising dengan PT Cahaya Gemilang yang dikelola oleh dirinya dan istrinya, Bayu Yuniarti. "Dia juga buka usaha PT Cahaya Gemilang, perusahan advertising. Jadi beliau orangnya kreatif," ujar adik kandung korban Muhammad Ali R.

Tak hanya itu, Ali menambahkan, kreativitas Dufi mendorongnya untuk membuka usaha sendiri, dan akhirnya bersama istri membuat PT Cahaya Gemilang. "Karena beliau kreatif jadi untuk menambah bukan sekadar kerja tapi membuka usaha," tambahnya.

Sayangnya, PT Cahaya Gemilang harus ditinggalkan sosok penting. Karena Dufi meninggal dunia usah dianiaya dan dibunuh serta jasadnya ditemukan dalam tong biru di kawasan Klapanunggal, Bogor, Jawa Barat, Minggu (18/11).

Dufi meninggalkan satu orang istri dan enam orang anak. Yakni, Nabila Rifdah Ramdaniyati, 16; Halwati Najwa, 15; Aisyah Fitria Nuzula, 13; Fachri Syakur Al Fatih, 10; Ibrahim Jamal Al Masyuhri, 8; Ismail Tamam Al Marzuq, 6.

(jpg/ce1/bin/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up