JawaPos Radar | Iklan Jitu

Rendra Kresna Tersangka, NasDem Jatim Tetap Optimis

20 Oktober 2018, 16:24:45 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Ipong Muchlissoni
Ketua DPW Nasdem Jawa Timur (Jatim) Ipong Muchlissoni. (Fisca Tanjung/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Bupati Malang nonaktif Rendra Kresna menjadi tersangka kasus korupsi. Rendra sendiri pernah menjabat Ketua DPW Partai NasDem Jawa Timur (Jatim) sebelum akhirnya mengundurkan diri. Meski demikian, kasus yang menjerat Rendra Kresna diyakini tidak mempengaruhi target suara NasDem saat Pemilu 2019.

Ketua DPW Nasdem Jatim Ipong Muchlissoni optimistis target perolehan suara di Malang Raya bisa tercapai. Hal itu melihat antusiasme saat konsolidasi. "Malang ini kami konsolidasi yang ke 10 dari 11 Dapil di Jawa Timur. Kami sudah keliling. Dari killing itu, ada antusiasme yang luar biasa dari kader-kader Nasdem," Ipong saat acara Konsolidasi Pemenangan di Malang, Sabtu (20/10).

Ipong menegaskan, penetapan tersangka terhadap Rendra Kresna tidak berarti mesin partai akan mati. "Rasanya tidak (berpengaruh). Karena partai dikelola kolektif kolegial, tidak tergantung pada orang per orang. Ya langsung terus berjalan sebagaimana mestinya. Karena kepemimpinan partai ini kolektif kolegial, tidak tunggal," tandasnya.

NasDem memiliki target untuk masuk tiga besar. Di Malang Raya sendiri targetnya tiga kursi DPR. "Kalau target partai di dapil 5, dua kursi sudah luar biasa. Kalau bisa 3, ya sangat luar biasa. Malang Raya jumlah pemilihnya sangat besar, jadi penting sekali. Saya rasa menjadi salah satu penentu juga untuk bisa mencapai target seluruh Jatim bahkan nasional," paparnya.

Seperti diketahui, Rendra Kresna resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia diduga terlibat dalam dua kasus korupsi sekaligus.

Pertama, terkait penyediaan sarana penunjang peningkatan mutu pendidikan pada Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Malang. Rendra diduga menerima suap sebesar Rp 3,4 miliar. Kedua, Rendra diduga menerima gratifikasi yang berhubungan dengan jabatannya sebagai Bupati Malang selama dua periode dengan total Rp 3,55 miliar.

(fis/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up