JawaPos Radar

Anies Mau Lapangan Tembak Jadi RTH, Dirut GBK: Bahasa Gubernur Populer

20/10/2018, 15:55 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Anies Mau Lapangan Tembak Jadi RTH, Dirut GBK: Bahasa Gubernur Populer
Lapangan tembak Senayan (Reyn Gloria/ JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Direktur Utama Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK), Winarto menyatakan wacana pemindahan Lapangan Tembak masih diperbincangkan. Sebab butuh koordinasi antar instansi dalam mewujudkannya.

"Oh belum kita kan masih koordinasi dulu ke banyak pihak kan nggak bisa tiba-tiba kalau mau dipindah harus disiapkan dulu semuanya," jelas Winarto saat dihubungi JawaPos.com, Sabtu (20/10).

Walau begitu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sempat menyatakan jikalau nantinya Lapangan Tembak jadi dipindahkan, dirinya ingin lokasi tersebut menjadi hutan kota. Agar fungsinya sebagai Ruang Terbuka Hijau tidak bergeser.

Anies Mau Lapangan Tembak Jadi RTH, Dirut GBK: Bahasa Gubernur Populer
Lapangan Tembak Senayan (Reyn Gloria/ JawaPos.com)

"Jangan sebut hutan kota, peruntukkannya hijau itu, tidak semua yang hijau soalnya hutan kota. Hijau itu taman kan juga bisa, intinya hijau bukan komersial, jelas Winarto.

"Mungkin bahasa Pak Gubernur bahasa populer lah ya, kalau saya bahasa teknis," tegasnya.

Winarto pun mengungkapkan pembicaraannya dengan Gubernur beberapa waktu lalu, hanya terkait opsi pemindahan Lapangan Tembak. Ada dua hal yang masih dipertimbangkan, yaitu soal renovasi Lapangan Tembak menjadi indoor atau menentukan wilayah baru untuk relokasi.

"Kalau tetap disitu harus dibangun Indoor yang peluru nggak bisa keluar sekarang masih outdoor jadi peluru masih bisa keluar. Tapi kalau seandainya harus dipindahkan harus juga dipikirkan dipindahkannya kemana," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin) DKI Jakarta Setyo Wasisto mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya terkait dengan kasus ini. Guna penyelidikan lebih lanjut maka diambil kebijakan dilakukan penutupan sementara untuk semua kegiatan di lapangan tembak.

"Sementara lapangan tembak kami hentikan dulu kegiatan. Saya sudah koordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk dihentikan sementara sambil nanti kami benahi SOP dan kami tingkatkan pengamanan," ujar Setyo di Komplek Mabes Polri, Jakarta, Selasa (16/10).

(rgm/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up