alexametrics

Tiap Desa di Jatim Wajib Punya PAUD untuk Antisipasi Stunting

20 September 2021, 16:38:56 WIB

JawaPos.com–Angka stunting di Jawa Timur kini akan diawasi pengurus PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) atau bunda PAUD. Pemerintah Provinsi Jawa Timur kini menghitung jumlah PAUD di tiap desa di Jatim.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa minta seluruh pihak untuk memastikan keberadaan PAUD. Upaya itu dibantu bunda PAUD yang rata-rata juga menjabat sebagai pengurus PKK di tiap daerah.

”Saya berharap tidak ada desa di Jawa Timur yang tidak punya PAUD. Holistik integratif itu menjadi penting mungkin ada sarprasnya yang kurang atau mungkin pembinaan guru PAUD yang harus dikuatkan,” jelas Khofifah ketika melantik bunda PAUD di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (20/9).

Untuk pembinaan guru PAUD, Khofifah mengakui, upaya itu membutuhkan waktu. Untuk itu, pihaknya akan menemui pembina dan pengelola PAUD.

”Memang butuh waktu lebih khusus. Tadi saya pikir yang dari Kemendikbud bisa berkenan lebih lama memberikan penguatan. Cuma kan ini ada direktur pembinaan guru TK dan PAUD kemudian ada direktur PAUD,” beber Khofifah.

Mereka akan dikumpulkan dalam rapat koordinasi bersama Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Selain membahas stunting, mereka juga akan membahas soal program peningkatan PAUD.

”Mengurus PAUD itu nggak gampang. Ada kaitannya dengan pembentukan perspektif pola pikir anak. Personifikasi guru itu berpengaruh,” tutur Khofifah.

Bunda PAUD juga akan membantu Pemprov Jatim untuk menyelesaikan pekerjaan rumah (PR) dari pemerintah pusat. Yakni meniadakan stunting. ”Kemudian juga mengurangi angka AKI dan AKB, yakni angka kematian ibu dan angka kematian bayi. Tiga hal ini melekat pada ketua tim penggerak PKK yang juga sebagian besar ini adalah bunda PAUD,” terang Khofifah.

Upaya untuk penurunan stunting secara lebih signifikan, lanjut Khofifah, bisa dicapai dengan beberapa hal. Salah satunya, pemenuhan gizi ketika anak-anak mengikuti pendidikan PAUD.

”Itu juga menjadi penting supaya asupan gizinya semua termonitor dengan baik karena Pak Presiden itu melihat kualitas SDM kita,” ucap khofifah.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : rafika

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads