JawaPos Radar

Tiga Karung Sabu-Sabu yang Disita BNN Diduga Milik Kader NasDem

20/08/2018, 21:10 WIB | Editor: Budi Warsito
Tiga Karung Sabu-Sabu yang Disita BNN Diduga Milik Kader NasDem
Ilustrasi sabu (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Teka-teki soal pengungkapan kasus 150 kilogram sabu-sabu di Kabupaten Langkat mulai terkuak. Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indoes akhirnya membuka informasi penangkapan tersebut.

Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari menyebutkan, pengungkapan itu dilakukan di tiga lokasi. Ketiga lokasi itu yakni di kapal di perairan Aceh Timur, Pangkalan Susu dan Pangkalan Brandan pada Minggu (19/8) dan Senin (20/8).

Ada enam orang yang ditangkap. Salah satunya adalah Ibrahim Hasan alias Ibrahim Hongkong yang disebut sebagai Anggota DPRD Langkat dari Fraksi NasDem. Dia juga disebut sebagai pemilik barang bukti sabu-sabu yang dikemas ke dalam tiga karung goni.

Selain Ibrahim, BNN juga menangkap lima orang lainnya. Antara lain, R alias N, warga Gang Singapore, Kp Plawi, Langkat, Dusun II Bakti, Paya Tampak Pangkalan Susu, Sumut; I alias J, warga Pusung Baru, Lhokseumawe, Aceh; AR, warga Lingkungan I Pangkalan Brandan, Sumut; J, warga Sungai Bilah Barat, Pangkalan Brandan dan A, warga Sungai Bilah, Pelabuhan Pangkalan Brandan.

Penangkapan berawal ketika petugas gabungan BNN, Bea Cukai dan TNI AL menangkap sebuah kapal kayu berwarna biru di kawasan Selat Malaka, Minggu (19/8) siang. Dari dalam kapal, petugas menangkap empat orang dan barang bukti tiga karung goni diduga narkoba jenis sabu-sabu.

Setelah dilakukan pengembangan, barang bukti itu diduga milik Ibrahim. Petugas langsung melakukan pengejaran ke kawasan Pelabuhan Pangkalan Susu. Petugas berhasil meringkus R yang merupakan pemilik kapal. Dia disergap bersama Ibrahim.

“Tim juga melakukan penangkapan terhadap I alias J yang merupakan kurir dan orang gudang yang menyimpan narkotika,” sebut Arman.

Selain barang bukti diduga sabu-sabu dan kapal, petugas juga menyita barang bukti berupa mobil Toyota Fortuner hitam dengan nomor polisi BK 5 IH, uang tunai sejumlah Rp 1.550.000, ponsel, kartu ATM, kartu anggota DPRD Kabupaten Langkat atas nama Ibrahim, SIM card dan kartu identitas, serta STNK mobil dan sepeda motor.

“Selanjutnya akan dilakukan pengembangan oleh BNN bersama BNNP Sumut. Rencananya press confrence akan dilaksanakan besok pagi pukul 11.00 WIB di tempat barang bukti kapal di Belawan, Medan,”tandasnya.

(pra/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up