JawaPos Radar

Mendikbud Minta Polemik Karnaval TK Bercadar Disudahi

20/08/2018, 21:50 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Karnaval TK Probolinggo
Peserta karnaval TK Kartika V 69 Kodim 0820 Probolinggo yang memakai cadar dan membawa senjata mainan. (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com – Beredarnya video siswa TK Kartika V 69 Probolinggo yang tengah melakukan karnaval dengan penggunaan cadar dan senjata mainan membuat publik heboh. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy pun angkat bicara terkait polemik tersebut.

Muhadjir yang datang langsung ke Probolinggo meminta kepada seluruh pihak agar tidak lagi membesar-besarkan penggunaan cadar dan senjata mainan yang dipakai anak-anak TK saat karnaval tersebut.

Dilansir dari Radar Bromo (Jawa Pos Group), Muhadjir mendatangi Mapolres Probinggo Kota pada Minggu (19/8). Di sana, Muhadjir bertemu dengan seluruh stakeholder Probolinggo. Soal video itu, Muhadjir mengaku sudah melihatnya. "Tidak ada hal yang luar biasa," ujar Muhadjir.

Kendati demikian, dia mengakui bahwa dirinya tidak bisa membendung persepsi publik. Terlebih lagi usai pengungkapan kasus terorisme di berbagai tempat.

Muhadjir sendiri meyakini TK Kartika V 69 tidak akan disusupi paham radikal. "Saya bersyukur TKnya di bawah naungan Kodim. Kami yakin, Kodim tidak mungkin disusupi paham berbahaya," imbuh mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tersebut.

Di tempat yang sama, Dandim 0820 Probolinggo Letkol Kav Depri Rio Saransi kembali menjelaskan bahwa properti karnaval itu pernah dipakai para siswa saat lomba drumband dan teatrikal. "Karena kebingungan pengawal kerajaan perempuan, maka browsing di internet. Di sana ada tampilan perempuan bercadar dan membawa senjata. Maka itulah yang ditiru. Artinya, tak ada tedensi atau tujuan lain, apalagi menanamkan paham radikal," jelas Depri.

Sementara itu, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal, di video yang viral tersebut, para siswa sebenarnya tidak hanya membawa senjata mainan. "Ada miniatur kabah, unta, dan pastinya bendera merah putih," terang Alfian, Senin (20/8).

Seperti diberitakan sebelumnya, jagad maya dihebohkan dengan kemunculan video karnaval siswa TK di Probolinggo, Sabtu (18/8). Salah satu pesertanya memakai pakaian bercadar serba hitam sambil menenteng senjata mainan. Kebanyakan warganet menilai, kostum tersebut tidak semestinya dikenakan kepada anak-anak. Terlebih karnaval tersebut digelar dalam rangka HUT ke-73 RI.

(did/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up