JawaPos Radar

2019, Pemkot Surabaya Tidak Akan Naikkan Pajak

20/08/2018, 18:13 WIB | Editor: Yusuf Asyari
2019, Pemkot Surabaya Tidak Akan Naikkan Pajak
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Dok JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyatakan tidak akan menaikan target pajak pada 2019. Hal itu disampaikannya usai meninjau hibah 15 unit mesin jahit kepada kelompok usaha bersama (KUB) Mapan Jaya.

Risma mengatakan, rencana pembatalan kenaikan pajak mencakup pajak bumi dan bangunan (PBB) dan pajak lainnya. Dia beralasan, belum ada kepastian soal kondisi dan situasi perekonomian di Surabaya tahun depan.

"Jadi, kalau di Surabaya saya pastikan tidak akan ada kenaikan PBB dan pajak-pajak lainnya. Karena, 2019 juga tahun politik," kata Risma di rumah KUB Mapan Jaya, kawasan eks-Dolly, Senin (20/8).

Tak hanya soal nilai pajak. Risma juga menyatakan dirinya tidak dapat memastikan jika ada kenaikan gaji untuk pegawai negeri sipil. Katanya, keputusan kenaikan gaji, langsung dari pemerintah pusat (Kementerian Dalam Negeri).

Meski demikian, Risma berharap ada kenaikan gaji, setidaknya 5 persen. Sehingga, diharapkan kinerja para apartur sipil negara di Surabaya dapat terdongkrak.

"Ya kalau dari sana (pemerintah pusat) gaji pegawai naik 5 persen, ya kami akan naikkan. Supaya, kinerja pegawai juga meningkat," kata Risma.

Sebelumnya diberitakan, tahun ini, target pajak sudah dinaikkan sebesar Rp 1 triliun. Pertumbuhan investasi dan transaksi jual beli, terutama di sektor properti, semakin meningkat.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pajak Daerah (BPKPD) Surabaya Yusron Sumartono mengatakan, ada sejimlah faktor yang mempengaruhi. Yakni, banyak proyek infrastruktur yang digarap pemerintah kota Surabaya tahun ini.

(HDR/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up