JawaPos Radar | Iklan Jitu

Menyamar Jadi Pembeli, Polisi Bekuk Dua Pengedar Sabu

20 Juli 2018, 11:04:23 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Kasus Narkoba
ILUSTRASI: Peredaran narkoba di Kota Pahlawan semakin merajalela. Bahkan para pelaku pengedar barang haram tersebut secara terang-terangan berani bertransaksi di tempat ramai. (Dery Ridwansyah/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com – Peredaran narkoba di Kota Pahlawan semakin merajalela. Bahkan para pelaku pengedar barang haram tersebut secara terang-terangan berani bertransaksi di tempat ramai. Seperti halnya yang dilakukan oleh 2 orang pengedar sabu, Dimas Siswanto, 23, warga Mantup, Lamongan; dan Lica Hariyanto, 36, warga Dinoyo Alun-alun II, Surabaya.

Keduanya ditangkap Unit Reskrim Polsek Sukomanunggal di tempat yang tergolong ramai dilalui orang. Mereka berhasil diringkus setelah polisi menyamar sebagai pembeli.

Kanitreskrim Polsek Sukomanunggal Iptu Misdianto menjelaskan, penangkapan terhadap kedua pengedar sabu tersebut dilakukan terpisah. Awalnya petugas mengamankan Dimas. "Sebelumnya kami sudah mendapat informasi bahwa pelaku (Dimas) kerap menjajakan narkoba. Identitas dan ciri-cirinya sudah kami ketahui," jelas Misdianto kepada JawaPos.com, Jumat (20/7) pagi.

Misdianto menjelaskan, dari tangan Dimas pihaknya mengamankan dua poket sabu-sabu. Masing-masing seberat 1 gram dan 0,67 gram. "Setelah itu kami langsung kembangkan dengan mencari orang yang memasok sabu-sabu kepada tersangka," jelasnya.

Dimas pun diinterogasi dan bernyanyi, hingga akhirnya diketahui pemasoknya bernama Lica. Tanpa panjang lebar, petugas kemudian menghubungi Lica.

Kurang dari 24 jam, Lica menyusul Dimas masuk bui. Polisi juga berpura-pura menjadi pembeli saat membekuk Lica. Dia ditangkap di sebuah lapangan basket yang berada di kawasan Krukah.

Kepolisian kemudian menggeledah rumah Lica. Di sana mereka menemukan, sebuah paket sabu-sabu seberat 0, 22 gram, dua buah pipet kaca yang berisikan sisa sabu-sabu masing-masing seberat 1,26 gram dan 3,4 gram, dan sebuah timbangan elektrik.

(did/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up