JawaPos Radar

Kebakaran Hutan Lindung Ungkap Kebun Sawit Ilegal

20/07/2018, 15:29 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Kebakaran Hutan dan Lahan
Proses pemadaman di TWA Sungai Dumai, di Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai, Dumai, Riau. (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Kebakaran melanda kawasan hutan Taman Wisata Alam (TWA) Sungai Dumai. Letaknya di Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai, Dumai, Riau.

Sejauh ini, luasan lahan yang terbakar belum diketahui secara pasti. Polisi menyebut ada 15 hektare. Sedangkan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau mengklaim seluas 10 hektare.

Terbakarnya TWA Sungai Dumai sekaligus mengungkap adanya perkebunan sawit di kawasan konservasi yang berada di bawah pengawasan Seksi Konservasi Wilayah III Bidang KSDA Wiayah II Balai Besar KSDA Riau. Tampak ada tanah yang telah di kapling-kapling. Tanah itu ditumbuhi sawit yang berukuran dewasa.

Kepala Bidang Wilayah II BBKSDA Riau Heru Sutmantoro mengatakan, pihaknya akan mengusut tuntas dugaan penguasaan tanah secara ilegal. "Terkait perkebunan ilegal, terus kami hantam dengan kekuatan terbatas. Contohnya, cabuti kelapa yang baru ditanam," kata Heru kepada wartawan di Pekanbaru, Jumat (20/7).

Sementara itu, pemadaman sudah memasuki hari ketujuh. Adapun Tim Satgas Karhutla terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, BBKSDA dan masyarakat berhasil. Saat ini tim sedang melakukan pendinginan. "Alhamdulillah berkat hujan pada 19 Juli 2018 malam, melengkapi hasil kerja keras tim pemadam di lapangan," terangnya.

Terpisah, Kapolsek Medang Kampai AKP Ade Rukmayadi menyebutkan, kebakaran di kawasan tersebut mencapai 15 hektare. Berdasarkan pantauan di lapangan, memang ada kebun sawit. Usianya pun bervariasi, mulai dari yang baru ditanam hingga yang bisa dipanen. "Saya juga tidak tahu mengapa sampai ada sawit di kawasan lindung," sebutnya.

Tim Satgas mengalami cukup kendala. Sebab lahan di lokasi itu merupakan lahan gambut yang mudah terbakar. "Petugas kesulitan menjinakkan api. Lokasi yang sudah padam pagi hari, kembali terbakar malam harinya," tutur Ade.

Kawasan hutan wisata sungai dumai ditunjuk berdasarkan SK.Gubernur KDH Tk I Riau No.85/I/1985 Tanggal 23 Januari 1985 dengan luas kawasan 5.000 Ha. Serta penetapan kawasan berdasarkan SK.Menhut No.154/Kpts-II/1990 Tanggal 10 April 1990 dengan luas kawasan 4.712,50 Ha.

Secara geografis terletak di 1 31’-1 38’LU dan 100 31’-101 28’BT. Kawasan itu terletak di wilayah Administrasi Kota Dumai, Riau. Secara Administrasi Kehutanan berada di bawah pengawasan Seksi Konservasi Wilayah III Bidang KSDA Wiayah II Balai Besar KSDA Riau.

(ica/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up