alexametrics

Propam Polda Papua Periksa Anggota Brimob Terkait Insiden di Napua

Polres Jayawijaya Periksa Enam Orang Saksi
20 Juni 2022, 11:13:58 WIB

JawaPos.com–Kepolisian Daerah (Polda) Papua mengirim anggota Propam ke Wamena untuk memeriksa anggota Brimob. Pemeriksaan terkait meninggalnya Bripda Diego Rumaropen dan hilangnya dua pucuk senjata api organik Polri.

”Memang benar anggota Propam Polda Papua sudah ke Wamena untuk memeriksa anggota Brimob yang bersama korban menembak sapi milik warga,” kata Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri seperti dilansir dari Antara di Jayapura.

Dari laporan yang diterima terungkap bahwa kedua anggota Brimob, yakni AKP R dan Bripda Diego Rumaropen ke Napua untuk menembak sapi setelah ditelepon dan dimintai tolong warga. Saat berada di Napua, anggota Brimob menembak sapi dan setelah itu AKP R menitipkan senjata apinya kepada Bripda Diego.

Tidak lama kemudian, kata dia, ada sekelompok warga menyerang Bripda Diego dan menganiaya korban hingga meninggal. Para pelaku juga mengambil dua pucuk senjata api yang dibawa kedua anggota.

”Korban Bripda Diego Rumaropen meninggal akibat luka-luka yang dialaminya,” ujar Mathius Fakhiri.

Sementara itu, penyidik Polres Jayawijaya sudah memeriksa enam orang saksi terkait dengan penyerangan yang menewaskan anggota Brimob Polda Papua Bripda Diego Rumaropen di Napua, Kabupaten Jayawijaya.

”Dari laporan yang diterima, enam orang sudah dimintai keterangan tersebut, termasuk AKP R yang mengajak korban ke Napua, Sabtu (18/6),” kata Direskrimsus Polda Papua Kombespolisi Faizal Rahmadani .

Faizal mengatakan, selain memeriksa anggota Brimob, pihaknya juga meminta keterangan warga di tempat kejadian perkara.

Insiden itu terjadi di Napua, sekitar 5 kilometer dari Wamena. Selain menewaskan petugas, para pelaku juga mengambil senjata organik Polri yang dibawa dua petugas. Dua senjata api organik Polri yang dibawa lari pelaku yaitu AK101 dan SSG08 (sniper).

Insiden tersebut berawal saat AKP R dimintai tolong warga untuk menembak sapi miliknya di Napua. AKP R bersama Bripda Diego Rumaropen, Sabtu (18/6) ke Napua.

Setelah menembak sapi, AKP R menitipkan senjata yang dibawanya kepada korban. Beberapa saat kemudian datang sekelompok warga dan menyerang korban hingga meninggal kemudian mengambil kedua dua senjata api tersebut.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini: