alexametrics

Susul Jatim, Kang Emil Akan Gratiskan SPP SMA/SMK di Jabar

20 Juni 2019, 02:11:50 WIB

JawaPos.com – Kebijakan Gubernur Jawa Timur Khofifah yang bakal menggratiskan biaya SPP untuk tingkat SMA/SMK menarik perhatian daerah lain. Jawa Barat (Jabar) pun bakal membuat langkah serupa.

Langkah itu dikemukakan oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil. Pihaknya tengah menyiapkan langkah untuk memberikan alokasi anggaran untuk SPP gratis bagi siswa SMA pada tahun pelajaran 2019/2020. Meski upaya itu dianggap berat, mantan wali Kota Bandung itu akan membicarakannya dengan DPRD Provinsi Jabar.

Rencananya ada sekitar Rp 2 triliun APBD dialokasikan untuk mengakomodasi penggratisan SPP bagi siswa SMA dari keluarga tidak mampu. Anggaran itu diambilkan dari penghematan penggunaan anggaran daerah.

“Kalau dewan menyetujui, hasil penghematannya bisa kita alokasikan untuk SPP SMA/SMK negeri dan swasta untuk yang tidak mampu,” kata Ridwan Kamil sebagaimana dikutip dari Radar Bandung (Jawa Pos Group), Kamis (20/6).

Meski telah memperkirakan besaran nilai anggaran yang diperuntukkan bagi SPP siswam SMA/SMK tidak mampu, namun Kang Emil–begitu dia disapa belum menjelaskan secara rinci, sektor anggaran dinas mana yang bakal dihemat. Yang terpenting bagi Emil pada tahun ajaran 2019/2020 program SPP gratis bagi siswa SMA/SMK tidak mampu di Jabar dapat terrealisasi.

Sebagaimana diketahui, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 ini diperkirakan menampung 281.950 siswa lulusan SMP. Mereka tentu akan menyasar SMA dan SMK Negeri di Jabar. Proses penerimaan skemanya 90 persen untuk zonasi, 5 persen jalur prestasi, dan 5 persen jalur perpindahan orang tua.

Terkait rencana Emil itu, Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari akan melihat kembali kemampuan anggaran yang dimiliki Pemprov Jabar. Baginya anggaran itu harus bisa memenuhi sektor pendidikan, kesehatan, juga infrastruktur.

UNBK SMA
Ilustrasi siswa SMA tengah belajar di labor komputer. (Jawa Pos Photo)

Dia menyebut, sebelum ada rencana SPP gratis bagi siswa SMA/SMK tidak mampu itu, DPRD Jabar telah mengalokasikan Rp 7 triliun atau 20 persen anggaran pendidikan di APBD. Adapun total APBD Jabar 2019 yakni Rp 31 triliun.

“Kita akan melihat struktur APBD-nya bagaimana, secara undang-undang kita sudah punya 20 persen (untuk pendidikan). Jadi sudah banyak anggraan pendidikan, tapi pengaturannya bagaimana nanti kita lihat,” ucapnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyatakan pihaknya menyiapkan anggaran Rp 1,8 triliun dari APBD Jatim untuk menggratiskan SPP untuk seluruh siswa SMA/SMK negeri. Harapannya, kebijakan tersebut bisa meringankan beban wali murid pada tahun pelajaran baru 2019-2020.

Khofifah berharap tak ada lagi anak-anak di Jatim yang tidak bisa bersekolah lantaran terkendala biaya. Dia ingin anak-anak di Jatim cerdas, hebat, dan berakhlak mulia.

Khofifah mengatakan bahwa program tersebut merupakan kebijakan pendidikan gratis berkualitas (tistas). Masa berlakunya dimulai pada Juli 2019. SPP gratis itu berlaku untuk seluruh siswa. “Semua siswa SMA/SMK negeri akan gratis,” ujarnya Kamis (13/6).

Dia berharap, melalui program tersebut, para siswa usia sekolah semangat belajar. Kesuksesan tistas, lanjut dia, tidak berhenti saat pencairan. Dengan program itu, anak-anak di Jatim bisa melanjutkan pendidikannya.

Editor : Ilham Safutra



Close Ads