alexametrics

RW dan Tokoh Ulama Imbau Masyarakat Tidak Terlibat Inkonstitusional

20 Mei 2019, 08:52:35 WIB

JawaPos.com – Ratusan warga Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat, mengikuti acara buka puasa bersama di halaman Rumah Susun Bumi Cengkareng Indah, Minggu (19/5). Pada acara yang digelar oleh MAPPAN (Masyarakat Peduli Pangan Indonesia) tersebut warga diimbau untuk tidak terlibat dalam tindakan inkonstitusional terkait hasil pemilu 2019.

Hal itu disampaikan oleh Ketua RW 16 Cengkareng Timur, Pandiana. Ia mengatakan, warga sejatinya tidak ikut dalam polemik yang sedang terjadi saat ini. “Kami menggelar buka bersama untuk silaturahmi warga sekaligus mengajak warga untuk kembali bersatu dan melupakan perbedaan yang sempat terjadi pada pemilu lalu,” ujar Pandiana, Minggu (19/5).

Untuk itu, Pandiana mengimbau kepada warganya untuk tidak terlibat dalam aksi massa pada 22 Mei mendatang. Terlebih saat ini sedang menjalani bulan ramadhan. Alangkah baiknya masyarakat memperbanyak ibadah. “Saya mengimbau kepada warga jangan sampai termakan berita yang menyesatkan dan tetap ikuti aturan yang ada,” katanya.

Sementara, Habib Syahdu yang mengisi tausyiah juga mengingatkan bahwa persatuan dan keutuhan bangsa merupakan hal utama. Menurutnya, jangan sampai ada pihak yang terbujuk mengatasnamakan agama untuk tindakan inkonstitusional.

“Beda pilihan dan beda capres itu silahkan, tapi jangan bawa-bawa jihad karena itu bukan ajaran agama,” pesan Habib Syahdu.

Dalam acara tersebut juga digelar doa bersama untuk keamanan negara dan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pesta demokrasi lima tahunan. “Kita apresiasi kepada seluruh KPPS dan aparat yang bekerja keras. Kita juga doakan agar kondisi tetap kondusif dan sejuk dan lebih harmonis di bulan yang baik ini,” kata Habib Syahdu.

Yusuf, warga yang mengikuti acara bukber tersebut mengaku sepakat untuk menolak tindakan inkonstitusional. Ia pun bersama warga sekitar mengaku sudah melupakan perbedaan pilihan yang terjadi saat pemilu lalu. “Sekarang yang terpenting kita ini harus kembali bersatu dan tidak melakukan tindakan yang malah berujung perpecahan,” tutupnya.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Yogi Wahyu Priyono



Close Ads