JawaPos Radar

Kena OTT, Pegawai Pajak Babel Jadi Tersangka Tunggal

20/04/2018, 17:39 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Kena OTT, Pegawai Pajak Babel Jadi Tersangka Tunggal
Oknum pegawai pajak berinisial RA saat ekspose oleh Ditreskrimsus Polda Babel. (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Ditreskrimsus Polda Babel masih terus menyelidiki kasus pungutan liar (Pungli) yang dilakukan pegawai KPP Pratama, Ramli Anwar atau RA. Hasil penyelidikan sementara, polisi belum menemukan pelaku lain. Diduga RA merupakan pelaku tunggal.

"Saat ini kami belum menemukan dugaan keterlibatan orang lain, karena itu kami masing mengganggap RA merupakan tersangka tunggal dalam kasus OTT pajak di Babel," kata Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Babel, AKBP Abdul Muin saat dihubungi JawaPos.com, Jumat (20/4).

Meski begitu, Polda Babel terus melakukan penyelidikan dan investigasi dengan memeriksa seluruh pihak, baik kepala KPP, dan petinggi pajak lainnya.

Namun, memang dalam pengembangan kasus ini membutuhkan waktu yang cukup lama. "Kami akan terus kembangkan kasus ini agar tidak lagi terjadi hal serupa," ujarnya.

Ia menjelaskan RA ditangkap pada Senin lalu (6/4) di sebuah rumah makan di Kota Pangkalpinang, Babel usai menerima sejumlah uang yakni sebesar Rp 50 juta dari korban.

Dalam penangkapan tersebut, RA sempat berusaha berlari hingga terjadi kejar-kejar. Namun, kondisi tempat yang sudah terkepung membuat RA berhasil tertangkap.

Modus yang digunakan RA yakni dengan menginformasikan ke salah satu wajib pajak yang harus membayarkan pajak. Kemudian, pelaku pun meminta untuk bertemu agar memberikan sejumlah uang agar dapat menunda pembayaran tunggakan tersebut.

"Tersangka terancam hukuman pidana penjara selama 20 tahun," tutupnya.

(lim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up