alexametrics
Ramai Apel Kebangsaan

Semisal Diadukan KPK, Kesbangpol Jateng Siap Diperiksa

20 Maret 2019, 20:15:42 WIB

JawaPos.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jawa Tengah menyatakan kesiapannya manakala nanti diperiksa KPK maupun Bawaslu terkait pelaksanaan Apel Kebangsaan di Semarang, Minggu (17/3) lalu. Mereka siap mempertanggungjawabkan terkait apapun pelaporannya nanti.

Kepala Kesbangpol Jateng, Achmad Rofai mengaku tak gentar akan niat pelaporan oleh sejumlah pihak terkait acara Apel Kebangsaan kemarin. Pasalnya, ia mengaku kegiatan tersebut, baik perencanaan dan pelaksanaannya sudah sesuai prosedur.

“Niat awal kami kan memang transparan, jujur, dan kredibel. Kenapa harus takut. Saya takut hanya sama Gusti Allah,” kata Achmad, Rabu (20/3).

Semisal Diadukan KPK, Kesbangpol Jateng Siap Diperiksa
Tak sekedar orasi, apel kebangsaan ini juga dimeriahkan pertunjukkan musik dari sejumlah musisi ternama. Sebut saja Slank, Letto, Armada, Virza, serta Nella Kharisma. (Istimewa)

Salah satu pihak yang berencana melaporkan kegiatan Apel Kebangsaan ini adalah sekelompok pengacara yang tergabung dalam Advokat Bela Keadilan (ABEKA). Mereka berniat mengadukannya ke KPK dan Bawaslu.

Belum terekspos betul tentang apa yang hendak dipermasalahkan. Namun, beberapa yang sudah terungkap adalah mengenai pemenang tender dan soal undangan.

Acara bertajuk ‘Kita Merah Putih’ itu pun sempat disorot sejumlah pihak karena anggarannya. Yang besarnya mencapai Rp 18 miliar dan diambil dari APBD. 

Untuk itu, Achmad pun menyatakan, pihaknya siap mempertanggungjawabkannya manakala nanti diperkarakan. “Serupiah pun akan kita pertanggungjawabkan,” tegasnya.

Pasalnya, Achmad menilai dana sebesar itu untuk menggelar acara apel kebangsaan cukup sebanding. Mengingat goal dari kegiatan ini adalah merawat kerukunan umat dan menjaga nilai-nilai kebangsaan masyarakat.

Jadi, dirinya pribadi menganggap acara kemarin sangatlah positif. Meski menilai wajar pula jika ada pihak yang berkomentar miring atau sebaliknya. “Nilai kebangsaan itu memang harganya sangat tinggi. Sekarang Jateng sudah kondusif, tapi bukan berarti tidak perlu dirawat. Justru harus dirawat dan kita padukan agar jangan sampai tercerai berai,” urainya.

Ia lantas mengambil contoh Negara Selandia Baru. Negara ini dipandang dunia selalu menjaga perdamaian dan kondusifitas. Namun, betapa mencengangkannya kala citra itu tercoreng akibat kejadian penembakan umat muslim di masjid di wilayah Chirstchurch, Jumat (15/3). 

Maka dari itu, apel kebangsaan kemarin ada untuk makin merapatkan barisan dan menyatukan komponen bangsa. Di tengah suhu politik yang tinggi karena Pemilu dan Pilpres 2019. “Supaya tidak terjadi kesalahpahaman dan fitnah,” pungkasnya.

Seperti diketahui, acara Apel Kebangsaan bertajuk ‘Kita Merah Putih’ dihelat di Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang, Minggu (17/3) kemarin. Dihadiri ribuan orang, apel ini diisi dengan berbagai rangkaian acara. Mulai dari pertunjukkan kesenian serta musik dari penampil lokal maupun kelas ibukota. Hingga orasi dari tokoh-tokoh nasional. Seperti Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, KH. Maimoen Zubair, Prof Mahfud MD, Habib Luthfi, serta Gus Muwafiq.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Tunggul Kumoro

Copy Editor :

Semisal Diadukan KPK, Kesbangpol Jateng Siap Diperiksa