alexametrics

Becak Listrik Bakal Dilaunching Hardiknas 2019

20 Maret 2019, 17:15:47 WIB

JawaPos.com – Universitas HKBP Nommensen, Medan, bekerjasama PT PLN (Persero)   membuat prototype becak listrik. Projek becak listrik ini, adalah inovasi PLN bersama perguruan tinggi setelah mobil dan sepeda motor listrik yang juga sudah diuji coba. 

Prototype becak listrik tersebut sudah dibuat sejak Desember 2018 lalu. Pembangunan prototype ditaksir akan rampung pada Mei mendatang. 

“Kami menandatangani MoU dengan Nommensen untuk pembangunan prototipe becak listrik,” ujar General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sumut, Feby Joko Priharto, Rabu (20/3). 

Becak listrik akan diluncurkan pada 2 Mei mendatang. Tepat pada Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Rencananya, becak Listrik  akan dijadikan moda transportasi massal. Apalagi, becak juga sudah melekat khususnya di Sumatera Utara. 

Saat ini, becak juga menjadi icon. Sebut saja becak motor Medan dan Becak Motor Siantar dengan motor gede yang khas. Namun, energinya masih menggunakan energi fossil Bahan Bakar Minyak (BBM) yang menyebabkan polusi.

“Secara nasional, Sumatera Utara merupakan daerah penyumbang polusi udara terbesar ketiga di Indonesia,” ujarnya.

Direktur Bisnis PLN Regional Sumatra, Wiluyo Kusdwiharto mengungkapkan, becak listrik ini akan menjadi kendaraan listrik (electric vehicle) dengan konsep clean and green. Paling tidak, bisa mengurangi polusi. 

“Terlebih ketersediaan energi fosil saat ini semakin berkurang dan semakin mahal. Menggunakan moda transportasi listrik juga akan mengurangi emisi karbon atau polusi udara,” terang Wiluyo 

PLN berharap, prototipe ini bisa menjadi role model becak listrik di Sumut pada masa yang akan datang dan menjadi percontohan bagi provinsi lain. Terkait dengan pembuatan secara massal dan pemasaran, PLN menyerahkannya ke pihak universitas untuk bekerjasama dengan stake holder lain, seperti Organda atau swasta.

Ketua Tim Pembangunan Becak Listrik, Parulian Siagian menjelaskan, becak itu dibangun bersama para mahasiswa. Mereka membentuk tim dengan para mahasiswa yang punya Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) diatas rata-rata. 

Ada dua tipe becak yang akan diproduksi. Pertama yang hanya bertenaga baterai dan kedua bertenaga hybrid. “Jadi untuk yang hybrid kita menggunakan daya matahari sebagai tenaganya,” ungkapnya. 

Untuk yang bertenaga hybrid, jarak tempuhnya lebih jauh. Karena dibantu dengan tenaga matahari. Saat ini seluruh produksinya memakai bahan lokal. Termasuk rangka dan bagian bodinya. 

“Bodi akan kita bikin dua tipe. Ada yang fiber glass dan baja tipis. Karena harus. Ringgan supaya dayanya bisa tinggi,” pungkasnya. 

Editor : Budi Warsito

Reporter : Prayugo Utomo

Copy Editor :

Becak Listrik Bakal Dilaunching Hardiknas 2019