JawaPos Radar

Terlibat Kasus Tawuran, 3 Pelajar SD Dapat Pembinaan

20/02/2018, 16:11 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Tawuran Pelajar
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Magelang Wulandari Wahyu Ningsih. (Ridho Hidayat/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Magelang secara intensif melakukan pemantauan dan pembinaan terhadap anak-anak yang mempunyai kasus akibat kenakalannya. Termasuk 3 siswa Sekolah Dasar (SD) yang diketahui membawa senjata tajam untuk tawuran.

Bocah SD itu berinisial RDK, 14, dan OFS, 14. Keduanya siswa kelas 6 SD di Dusun Jambewangi, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang. Serta MDP yang masih berusia 8 tahun. Dia merupakan siswa kelas 2 SD di Dusun Palembon, Desa Jambewangi, Kecamatan Secang.

Mereka membawa senjata tajam. Ketiganya diduga akan melakukan tawuran dan sempat diamankan aparat Polsek Magelang Utara, Kota Magelang. "Mereka sudah membuat kesepakatan dengan kepolisian untuk tidak akan mengulanginya lagi. Tapi tetap kami pantau," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Magelang Wulandari Wahyu Ningsih, Selasa (20/2).

Kebanyakan, kasus kenakalan pelajar dilakukan anak-anak dari luar Kota Magelang. Sebelumnya sudah beberapa kali ditemukan kasus kenakalan pelajar dan berhasil diselesaikan dengan baik.

"Kemarin belum lama juga ada pelajar dari Kabupaten Magelang yang bersekolah di Kota (Magelang). Dia tidak masuk sekolah beberapa hari. Setelah dicek ternyata sedang menunggu ibunya yang sakit. Jadi kami carikan sekolah yang didekat rumahnya di Kabupaten," ucap Wulandari.

Dalam pembinaan terhadap anak-anak nakal, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Magelang bekerja sama dengan lintas sektoral. Termasuk dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP).

Seperti diketahui, RDK, OFS, dan MDP diamankan aparat Polsek Magelang Utara, Kota Magelang, Sabtu (17/2) lalu. Mereka diduga kuat akan melakukan tawuran dengan siswa SD lain di Bundaran Jalan Sidotopo.

Dari ketiganya diamankan 3 buah gir sepeda motor bertali dan 1 buah palu besi. Kemudian 2 buah sabit dengan gagang dari paralon. Serta ada pula buku-buku pelajaran yang tersimpan di dalam tas.

(dho/ce1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up