alexametrics

Para Pemuda Berlarian Saat Polres Malang Gelar Razia Skala Besar

20 Januari 2019, 00:40:57 WIB

JawaPos.com – Polres Malang menggelar razia skala besar yang melibatkan puluhan personel gabungan, Sabtu (19/1) malam. Razia tersebut, menyasar lokasi yang diduga sering dijadikan tempat anak muda untuk menenggak minuman keras, balapan liar dan lainnya.

Sasaran pertama yang disisir oleh petugas, yakni Halte Pindad, di Turen Kabupaten Malang. Berdasarkan informasi yang diperoleh petugas, tempat tersebut sering ditongkrongi anak muda.

Tiba di lokasi, ternyata informasi dari masyarakat tersebut benar adanya. Ketika polisi datang dengan kendaraannya yang berotator biru dan bersirine, para pemuda dan pemudi yang awalnya nongkrong-nongkrong itu lari tunggang langgang. Mereka menyelamatkan diri dari kejaran petugas.

Para Pemuda Berlarian Saat Polres Malang Gelar Razia Skala Besar
Razia skala besar yang digelar Polres Malang (Tika Hapsari/JawaPos.com)

Namun, petugas dengan sigap dapat menangkap mereka. Salah satu pemuda yang berhasil ditangkap, kedapatan menyimpan bungkus obat-obatan anti mabuk. Aroma alkohol yang menyengat juga tercium saat dia bicara.

“Itu obat dari teman saya pak. Saya enggak mabuk,” kata pemuda berusia sekitar 17 tahun dan bertato di lengannya itu.

Polisi tak semudah itu percaya dengan apa yang dikatan pemuda tersebut. Pemuda aasl Turen itu pun diminta menunjukkan surat-surat kendaraannya. Namun, dia tak bisa menunjukkan surat Suzuki Satria L 4738 GK yang dikendarainya.

Setelah tidak dapat menunjukkan surat-surat kendaraan dan kedapatan menyimpan bungkus obat yang diduga dapat memberikan efek memabukkan jika dicampurkan dengan bahan tertentu, pemuda itu pun langsung digiring ke Polres Malang.

“Makanya kami bawa ke Polres Malang untuk dites urin. Obat anti mabuk dicampurkan dengan alkohol memberikan efek fly,” kata Kanit III Satreskrim Polres Malang, Ipda Afrizal Akbar Haris.

Sementara itu, dalam kegiatan yang sama, Satlantas Polres Malang berhasil menjaring puluhan pelanggar lalu lintas. Umumnya, mereka tidak mengenakan helm dan tidak membawa SIM serta STNK.

Reaksi para pelanggar lalu lintas itupun beragam. Ada yang merengek agar tidak ditilang, namun ada juga yang minta agar sidang di tempat saja. Bahkan ada yang marah-marah kepada petugas. Hal itu dikarenakan permintaannya pelanggar bernama Kris itu tidak dipenuhi.

“Yokpo se (gimana sih) pak, saya nggak mau sidang. Sudah saya bayar saja di tempat. Yang melanggar nggak pakai helm banyak, kenapa hanya saya yang ditangkap,” ujarnya kepada petugas.

Terkait dengan hal itu, Kasatlantas Polres Malang, AKP William Thamrin Simatupang menjelaskan, kegiatan ini untuk cipta kondisi menjelang Pemilu 2019. Kegiatan tersebut, juga merupakan bagian dari Operasi Mantab Brata, menyentuh wilayah patroli polisi.

“Malam minggu banyak kerawanan, karena masyarakat berkumpul. Tadi kami mendapatkan remaja berkumpul dan ada beberapa yang terlihat mabuk. Ada yang kami amankan juga,” katanya kepada JawaPos.com.

William menyampaikan, tujuan kegiatan ini untuk menciptakan suasana Malang yang aman dan kondusif. Sehingga pihak Polres Malang melakukan kegiatan secara intensif.

“Untuk memberikan kenyamanan warga dan menekan angka kecelakaan serta kriminalitas,” tegas dia.

Editor : Budi Warsito

Reporter : Dian Ayu Antika Hapsari



Close Ads
Para Pemuda Berlarian Saat Polres Malang Gelar Razia Skala Besar