JawaPos Radar

Kebakaran Ruko di Jalan MT Haryono Malang

Korsleting Listrik Diduga Jadi Penyebab

20/01/2018, 12:05 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Kebakaran Ruko
PEMADAMAN: Warga berkerumun menyaksikan pemadaman kebaran di ruko Jalan MT Haryono, Kota Malang, Sabtu (20/1). (Fiska Tanjung/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Penyebab kebakaran rumah toko (ruko) di Jalan MT Haryono, Kota Malang, masih dalam penyelidikan. Namun dugaan sementara percikan api berasal dari korsleting listrik di ruko Sport Mania.

Tim Rescue Perindo Andi Agus mengatakan, peristiwa terjadi ketika salah satu karyawan Sport Mania sedang mengepel lantai atas. Bohlam lampu di lantai 2 tiba-tiba meletus dan jatuh. "Api ditimbulkan karena bohlam lampu," kata Andi kepada JawaPos.com di lokasi kejadian, Sabtu (20/1).

Api kemudian merembet ke ruko yang berada di kanan dan kirinya. Salah satu ruko yang terdampak adalah toko Sport Station. Bahkan, bagian atas ruko tersebut sudah ludes terbakar.

Kebakaran Ruko
SELAMATKAN BARANG : Beberapa karyawan Sport Mania berusaha menyelamatkan barang-barang yang masih tersisa di toko. (Fiska Tanjung/JawaPos.com)

Insiden tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Tapi kerugian materi ditaksir cukup banyak. Pasalnya, sejumlah ruko beserta isinya hangus terbakar. "Untuk kerugiannya masih belum dihitung," lanjut Andi.

Pernyataan senada disampaikan Kapolsek Lowokwaru Kompol Pujiyono. Menurutnya, ada sekitar tiga ruko yang terdampak kebakaran. "Untuk kerugian kami masih konfirmasi ke pemilik," tutur Pujiyono.

Untuk mengetahui kepastian penyebab kebakaran, masih akan diselidiki tim Inafis. "Masih didalami. Setelah pendinginan, tim Inafis masuk untuk olah TKP (tempat kejadian perkara)," tandas Pujiyono.

Sementara itu, pemilik ruko Sport Mania, Tarastanti mengaku mengetahui kejadian tersebut setelah dikabari salah satu temannya. "Saya ditelpon teman saya," ujar perempuan berusia 39 tahun itu.

Lantai dua ruko Sport Mania memang merupakan gudang sandal dan sepatu. Pada saat itu, toko masih belum buka. Sementara di dalam ruko, setiap harinya ada beberapa karyawan yang menginap. "Setiap hari ada delapan anak yang menginap situ," jelas Tarastanti.

Seluruh karyawan Sport Mania yang berjumlah 15 orang selamat dari kejadian tersebut. Ketika ditanya berapa besar kerugian yang diderita, Taras belum bisa menyampaikan.

Hingga kini, petugas Pemadam Kebakaran (PMK) masih berusaha menjinakkan si jago merah. Beberapa karyawan Sport Mania bergotong royong menyelamatkan barang-barang dari kobaran api. Mereka memindahkan barang ke halaman Polsek Lowokwaru yang berada di dekat ruko.

(fis/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up