JawaPos Radar

Ini Rute Wisata 12 Bandros Baru di Bandung

20/01/2018, 10:48 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Bandros
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil bersama Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial saat meresmikan 12 Bandros di Plaza Balai Kota Bandung, Jumat (19/1). (Siti Fatonah/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menambah 12 unit Bandung Tour On Bus (Bandros) untuk menunjang pariwisata di Kota Kembang. Lima rute wisata akan dilalui bus-bus tersebut.

Dinas Perhubungan (Dishub) bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung sudah melakukan kajian atas rute yang dilalui Bandros. "Rute Bandros akan disesuaikan dengan warna dasar bus tersebut," kata Kepala Dishub Kota Bandung Didi Ruswandi saat di Plaza Balai Kota Bandung, Jumat (19/1).

Adapun Bandros Biru akan berkeliling dari Alun-Alun Bandung, Cibaduyut, Leuwi Panjang, Museum Sri Baduga, Alun Alun Regol, dan Buah Batu. Bandros Kuning akan berkeliling ke beberapa taman. Bus berangkat dari dari Lapangan Gasibu. Kemudian berkeliling menuju Taman Cibeunying, Taman Superhero, Taman Foto, Gedung Merdeka, Alun-alun Bandung dan Braga.

Bandros
Bandros berjajar di halaman Balai Kota Bandung, Jumat (19/1). (Siti Fatonah/JawaPos.com)

Bandros Ungu rutenya lapangan Gasibu, Taman Cikapayang, Alun-alun Ujung Berung, Museum Geologi, dan Masjid Pusdai. Bagi yang penasaran ke China Town bisa naik Bandros Hijau. Rute China Town, Pasirkaliki, Alun-alun Cicendo, Karangsetra, Kampus UPI dan Gor Padjadjaran.

Sedangkan Bandros Merah Muda akan melewati Lapangan Gasibu, Taman Jomblo, Teras Cikapayang, Teras Cihampelas, dan Taman Budaya. "Bandros hitam untuk para tamu VIP. Namun juga bisa dipakai untuk wisatawan luar Bandung," ucap Didi.

Bandros merupakan bus wisata keliling Bandung yang sudah ada sejak 2014. Pemkot Bandung mengucurkan dana sebesar Rp 12,4 miliar untuk menambah 12 Bandros warna-warni pada tahun ini.

Bandros dengan kapasitas 24 penumpang itu akan menjalankan misi Bandung One Day Trip dengan tarif Rp 25.000 - Rp 50.000 per orang. Untuk tarif normal Rp. 10.000 sekali jalan.

Tiket tersebut masih berupa gelang yang nantinya diganti dengan smart Card. "Sementara berupa gelang dulu. Karena smart card sendiri prosesnya lama dan cukup rumit," terang Didi.

(ona/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up