alexametrics

Pitbull Serang Satpam, JAAN: Pemilik Tidak Bertanggung Jawab

19 Desember 2018, 17:01:34 WIB

JawaPos.com – Insiden seekor anjing jenis Pitbull yang menyerang seorang satpam pada Jumat (14/12) lalu mendapat sorotan dari aktivis pecinta hewan Jakarta Animal Aid Network (JAAN). Pemilik dianggap kurang bertanggung jawab atas hewan peliharaannya.

Mengingat akibat peristiwa itu satpam bernama Suherman mengalami luka gigitan disekujur tubuhnya. Anjing Pitbull bernama Jecky itu kini telah diamankan oleh Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Pusat.

Pendiri JAAN, Karen Franken menyayangkan atas insiden tersebut. Menurutnya bila dilihat dari awal mula kejadian, pelaku yang diketahui bernama Ho Andri sudah bertingkah tidak sopan. Ditambah, dia menyalahgunakan anjing Pitbull miliknya untuk menyerang orang lain.

Pitbull Serang Satpam, JAAN: Pemilik Tidak Bertanggung Jawab
Jecky kini telah diamankan oleh Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Pusat. (Istimewa)

“Reaksi pemilik Pitbull ini dari awal memang kurang simpatik dan tidak sopan. Sedih sekali Pitbull dipelihara oleh orang yang tidak bertanggung jawab dan akhirnya hal-hal seperti ini terjadi,” ungkapnya kepada JawaPos.com, Rabu (19/12).

Karen menyayangkan jika dalam kasus ini yang disalahkan adalah seekor anjing Pitbull. Padahal, jika melihat latar belakang kejadiannya yang patut disalahkan adalah pemiliknya.

Anjing berjenis ras Pitbull pada dasarnya sama dengan anjing jenis lainnya. Menurutnya, bila anjing dipelihara oleh orang yang tidak bertanggung jawab, maka bisa berdampak membahayakan bagi orang lain atau anjing itu sendiri.

Maka dari itu, ia mengimbau kepada para pemilik hewan untuk berkomitmen dan bertanggung jawab untuk tidak dimanfaatkan untuk melukai orang lain.

“Setiap anjing baik ukuran kecil, sedang, dan besar, semuanya baik dan tidak ada yang galak. Kalau sampai galak yah, berarti salah didik atau memang tidak dididik sama sekali. Atau sengaja dibikin galak oleh pemiliknya,” ujar Karen.

Ia menampik tudingan bahwa ras anjing Pitbull merupakan jenis anjing agresif. Menurutnya, tidak ada hubungan antara agresifitas hewan peliharaan dengan ras anjing.

“Masalah itu muncul karena pemilik hewan banyak yang tidak bertanggung jawab kepada peliharaannya. Tidak ada hubungan perilaku hewan dengan breed,” kata Karen.

Ia menilai kasus anjing Pitbull yang menyerang satpam itu menjadi salah satu contoh dari banyaknya pemilk hewan peliharaan yang tidak bertanggung jawab.

“Sebenarnya banyak sekali contoh-contoh pemilik anjing yang tidak bertanggung jawab dan menggangu lingkungan. Ini butuh edukasi bagi pemilik hewan peliharaan,” terangnya.

Sebelumnya, satpam bernama Suherman terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah mendapat serangan ganas anjing milik Ho Andri. Peristiwa itu bermula saat dia menegur karena anjing berjenis Pitbull itu tidak dilengkapi dengan tali pengaman saat jalan-jalan di sekitar komplek.

Tak terima ditegur Suherman, pemilik anjing itu mendorong hingga adu mulut. Tak sampai di situ, Jecky diperintahkan untuk menyerang Suherman. Akibatnya, ia mendapat luka di beberapa bagian tubuh dari badan hingga leher.

Dari kejadian tersebut Suherman mendapat perawatan intensif di RSUD Tarakan, Cideng, Jakarta Pusat.

Editor : Erna Martiyanti

Reporter : (wiw/JPC)


Close Ads
Pitbull Serang Satpam, JAAN: Pemilik Tidak Bertanggung Jawab